ArticleConstruction Engineering and Management

The Experience of Applying GKS-G (Global Korea Scholarship-Graduate) 2020

Acinia Nindartin merupakan alumni Podomoro University jurusan Manajemen & Rekayasa Konstruksi Angkatan tahun 2014, mendapatkan predikat Best Gradute pada tahun 2018 dan sudah bekerja di Konsultan Quantity Surveyor sejak tahun 2018.

Acinia ingin berbagi pengalaman menjadi awardee beasiswa GKS-G 2020. Ia memiliki prinsip bahwa melanjutkan studi diluar negeri adalah hal yang biasa, tetapi melanjutkan studi di luar negeri dengan beasiswa adalah prestasi yang luar biasa. Hal ini yang menjadi motivasi terbesarku untuk mencoba mencari informasi mengenai beasiswa-beasiswa di luar negeri dan bisa melanjutkan studi di luar negeri.

Pada tahun 2017, pertama kalinya ia mengetahui begitu banyak yang dibiayai penuh termasuk beasiswa KGSP (Korean Government Scholarship Program) atau yang sekarang berubah nama menjadi GKS (Global Korea Scholarship). Bagi teman-teman mungkin banyak yang sudah mengetahui detail banyak tentang beasiswa ini, karena beasiswa ini merupakan beasiswa yang paling banyak memberikan benefit. Beasiswa GKS ini adalah beasiswa yang disediakan oleh Pemerintah Korea Selatan untuk mahasiswa(i) di seluruh dunia yang ingin melanjutkan S2 atau S3 nya di Korea. Untuk jalur pendaftarannya, terdiri atas 2 jalur yaitu Embassy Track dan University Track. Kedua jalur ini masing-masing memberikan plus minus dan peluang untuk lulus yang berbeda.

Di tahun 2017 inilah pertama kali Acinia mencoba mencari tahu informasi mengenai kampus-kampus dan jurusan apa saja yang ada di Korea Selatan dan sesuai dengan passion serta jurusan Manajemen Rekayasa Konstruksi. Saat itu, ditemukanlah website salah satu kampus ternama di korea dan unggul di bidang Engineering yaitu Hanyang University dan kampus tersebut memiliki jurusan yang berkaitan dengan Construction Engineering.

Setelah mencari informasi lebih dalam, Acinia berhasil menghubungi professor kampus tersebut melalui e-mail dan dosennya sangat memberikan respon aktif hingga salah satu mahasiswa S2nya menghubunginya terlebih dahulu yang juga merupakan awardee GKS ini. Banyak sekali informasi penting yang diberikan oleh mahasiswa ini, mulai dari informasi laboratorium, kurikulum, hingga tips untuk lulus beasiswa ini melalui University Track. Jika teman- teman sudah yakin pada 1 jurusan dan 1 kampus, University Track dapat memberikan peluang yang cukup besar.

Berawal di bulan September 2019, Acinia menghubungi Bapak Seng Hansen dosen Manajemen Rekayasan dan Konstruksi Podomoro University yang saat itu berada di Australia karena studi S3-nya dan Ibu Susy yang juga merupakan dosen dari Manajemen Rekayasa dan Konstruksi karena mereka adalah dosen yang sangat berperan dan memberikan pengaruh besar dalam perjalanan studi Acinia di Podomoro University.

Bapak Seng Hansen yang membantu dalam pembuatan recommendation letter dan Ibu Susy yang membantu memberikan masukan mengenai dokumen essay untuk persyaratan beasiswa di Hanyang University ini.

Adapula beberapa Dokumen yang wajib diperhatikan yaitu Personal Statement Essay, Study Plan Essay, 2 Recommendation Letter, Transkrip Nilai, Ijazah, Citizenship Documents, dan beberapa Application Forms. Kemudian ada juga dokumen optional yang dapat disubmit atau tidak seperti Jurnal/Publish Paper, Awards Certificate, English Proficiency Certificates, TOPIK (sertifikat kemampuan bahasa korea), dan sertifikat-sertifikat lain yang diperolah selama kuliah. Semua dokumen- dokumen (terutama yang dokumen wajib) harus dalam bahasa inggris.

Pertama, dokumen untuk Personal Statement Essay. Di bagian essay ini, wajib dijelaskan motivasi dalam mendaftar beasiswa, pendidikan danpengalaman yang pernah dilalui semasa kuliah (termasuk dulu kuliah lakukan kegiatan apa saja, prestasi yang diperoleh apa saja, dll), alasan kenapa memilih studi di Korea, dan latar belakang lain-lain yang membuat panitia penyeleksi ini melihat kita berbeda dari yang lain.

Acinia termasuk anak yang aktif pada saat berkuliah di Podomoro University karena semasa kuliah, Acinia rajin mengikuti kegiatan-kegiatan non-akademik seperti pernah terlibat dalam BEM kampus dan melaksanakan berbagai kegiatan sosial melalui organisasi sosial yang dibentuk yaitu PULL (Podomoro University for Local Living).

Dokumen yang tidak kalah penting yaitu Awards and Other Certificates. Semasa kuliah Acinia juga aktif mengikuti perlombaan yang tentunya mendapat dukungan penuh dari dosen-dosen Manajemen Rekayasa dan Konstruksi. Maka, piagam-piagam saat menang lomba di Podomoro University, sertifikat-sertifikat seminar yang berkaitan dengan jurusan, dan Publish Journal dilampirkan beserta dengan dokumen lainnya.

Berkat doa, usaha, serta dukungan dari berbagai pihak, akhirnya Acinia mendapatkan kabar Senin, 29 Juni 2020 bahwa ia lulus dan diterima di Hanyang University. Selamat kepada Acinia!

Part of : Construction Engineering and Management

Writer : Acinia Nindartin
Editor : Marcomm