The Attitude of a True Hustler

Jakarta, 28 November 2019 – Sebagai universitas berbasis kewirausahaan, berbudaya Indonesia dan berkualitas Internasional, Podomoro University senantiasa menghadirkan kualitas learning method terbaik untuk para mahasiswa/i nya. Salah satunya adalah dengan menghadirkan praktisi professional dan inspirasional untuk berbagi pengalaman dan success story mereka. Diharapkan, mahasiswa/i Podomoro University dapat berdiskusi dan belajar langsung dari ahlinya.

Nah, hari ini Podomoro University kedatangan guest speaker yang sudah orang banyak tahu di dunia Entrepreneur yaitu Yasa Singgih. Yasa Singgih dikenal sebagai Founder dari Men’s Republic. Di umur nya yang masih muda seorang Yasa Singgih sudah mendapatkan banyak penghargaan seperti menjadi juara satu Wirausaha Muda Mandiri Nasional kategori Mahasiswa Kreatif pada tahun 2015, tokoh Nyata Film Dokumenter Pemimpin Muda Bisnis dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia pada 2015, Marketeers Youth of The Year in 2016 oleh Mark Plus dan prestasi yang paling membanggakan yaitu 30 Under 30 Young Leaders & Entrepreneurs in Asia versi Forbes tahun 2017.

Dalam seminar bertema “The Attitude of a True Hustler”, mahasiswa/i Podomoro University berkesempatan mendengar langsung kisah jatuh bangun dan success story Yasa Singgih sebagai seorang Entrepreneur yang sukses sebelum mencapai usia 30 tahun. Antusiasme mahasiswa/i Podomoro University sangat terlihat. Yasa Singgih sempat bercerita bagaimana usaha yang dia lakukan untuk mengembangkan Men’s Republic, terutama saat dia harus memutuskan untuk mengganti identitas brandnya, dari yang sebelumnya lebih ke old-fashioned menjadi ke image gentleman dengan permainan warna cenderung ke monochrome atau warna gelap seperti biru dongker, hitam, putih dan coklat.

Yasa Singgih juga bercerita peran social media seperti Instagram sangat berpengaruh terhadap hasil penjualan yang dialami oleh Men’s Republic. Seperti contoh pada saat PLN mengalami penurunan listrik selama lebih dari 8 jam atau pada saat kerusuhan ketika Instagram tidak bisa di akses, disana traffic menurun dan membuat penjualan menurun. Semenjak momen tersebut, ia sadar bahwa kita semua tidak boleh terlalu bergantung dengan social media karena segala sesuatu pasti akan terus berganti dan berkembang. Maka dari itu Men’s Republic sekarang membuat website.

Sebagai seorang entrepreneur kita dituntut untuk rajin melakukan research. Research dilakukan untuk mengetahui trend di masa yang akan datang dengan tujuan untuk mempunyai prediksi dan jawaban atas opportunities dan challenges yang akan dihadapi di masa depan, termasuk di dalamnya mengukur kepuasan customer loyal kita.

Yasa Singgih merupakan salah satu sosok entrepreneur muda yang patut dijadikan role model karena berani melihat peluang dan mengambil resiko dengan melakukan suatu tindakan sederhana yang akhirnya berubah menjadi usaha yang besar saat ini.

Podivers, apakah kamu sudah siap untuk melihat peluang dan mengambil resiko untuk menciptakan peluang di masa depan?

Writer: Marcomm
Editor : Marcomm