ArticleGeneral

Tas Lokal Ree-Dee

Maraknya perkembangan fashion terutama di Indonesia terus mendorong masyarakat terlebih generasi muda untuk membangun usaha fashion dengan berbasis lokal, mulai dari baju, sepatu hingga tas. Dengan menggunakan ide sampai bahan baku lokal, tentu kualitas yang dihasilkan tidak kalah saing dengan produk yang datang dari luar negeri. Begitu pula dengan Ree-Dee yang merupakan kelompok usaha yang menghasilkan produk fashion berbasis lokal.

Ree-dee berasal dari kata ‘Ridimensiona’ yang dalam bahasa Prancis memiliki arti “resize”. Untuk mempersingkat pengejaannya, kelompok Ree-Dee hanya mengambil dan memodifikasi empat huruf pertama dan dijadikan sebagai nama kelompok usaha ini. Ree-Dee dijalankan oleh empat mahasiswa dengan program studi yang berbeda-beda yakni Halim dan Trisje Milenia dari program studi Desain Produk, Raphael Dinata yang berasal dari program studi Akuntansi dan Shania Rosalia yang berasal dari program studi Arsitektur.

Kebutuhan akan tas sangat berbeda-beda, tergantung dengan aktivitas yang dijalankan. Ree-dee memiliki produk awal berupa tas multifungsi yang dapat dijadikan backpack, sling bag maupun pouch. Dengan meluncurkan produk pertama berupa tas multifungsi, Ree-Dee memiliki tujuan untuk memudahkan customer untuk memiliki tas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan aktivitasnya. Customer target Ree-dee meliputi kawula muda khususnya mahasiswa namun tidak menutup kemungkinan bagi customer dari kalangan lainnya untuk menggunakan produk ini.

Pada tahun ini, Ree-Dee berkesempatan untuk mengikuti Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) yang diselenggarakan Ditjen Belmawa Kemenristekdikti dalam rangka mendorong munculnya wirausahawan muda di perguruan tinggi. Ree-Dee didukung dan dibimbing oleh PUCEL’s Coach dalam proses penyusunan proposalnya. Proposal Ree-Dee berhasil menjadi salah satu dari 400 lebih proposal dari seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia yang berhasil melewati tahap penilaian dan evaluasi oleh reviewer yang terdiri dari para akademisi / pakar, praktisis bisnis dan Ditjen Belmawa untuk mendapatkan dana hibah yang akan digunakan untuk mengembangkan bisnis. Tidak akan terhenti disini, Ree-Dee akan terus menciptakan produk inovasi berbasis lokal lainnya.

Selamat dan sukses selalu kepada Ree-dee!

Part of : PUCEL

Writer : Jessica
Editor : Marcomm