Tantangan dan Kesempatan dalam menghadapi Dunia Kerja di Era Revolusi Industri 4.0

Jakarta, 25 Oktober 2019 – Himpunan Mahasiswa Hukum Bisnis Universitas Agung Podomoro bersama dengan program studi Hukum Bisnis mengundang Monica Oudang sebagai Chief Human Resources Officer Go-Jek sebagai pembicara dari talkshow dengan tema “Tantangan dan Kesempatan dalam menghadapi Dunia Kerja di Era Revolusi Industri 4.0”. Monica Oudang merupakan lulusan Boston University dengan mengambil double konsentrasi yaitu Finance & International Management serta mendapatkan gelar pasca sarjana dari Bentley University di bidang Marketing.

Sejak dahulu, Monica Oudang memiliki keinginan dan panggilan untuk menolong orang banyak, dan panggilan itu sejalan dengan panggilan Nadiem Makarim. Maka dari itu, Nadiem Makarim selaku pendiri Go-jek mengundang dan mengajak Monica Oudang untuk bergabung di Go-jek karena Nadiem Makarim yakin bahwa memang panggilan mereka adalah untuk menolong banyak orang.

Awalnya, Monica Oudang menolak tawaran tersebut sampai akhirnya 1 setengah bulan kemudian karena kegigihan Nadiem Makarim, Monica setuju untuk bergabung dan menjadi karyawan penuh waktu di Go-jek. 5 tahun lalu pada saat Monica bergabung dengan Go-Jek, perusahaan ini belum mempunyai aplikasi dan hanya berpusat pada call center, menawarkan hanya pengiriman barang dan layanan ride-hailing dengan sepeda motor. Sekarang, Go-Jek telah bertransformasi menjadi super app, menyediakan lebih dari 20 layanan, mulai dari transportasi, pengantaran makanan, kebutuhan sehari-hari, pijat, bersih-bersih rumah, logistic hingga platform pembayaran digital yang dikenal dengan GoPay.

 Setelah GoJek berjalan selama 9 tahun dan sejak Januari 2015 muncul aplikasi sebanyak 155juta orang sudah mengunduh aplikasi GoJek, memiliki 2juta driver partner, 400ribu merchant terdaftar di GoJek dan 45% diantara nya adalah UMKM. GoJek berkembang dan sudah memperkerjakan +/- 4000 karyawan dengan umur rata-rata 28 tahun.

Monica menjelaskan terdapat beberapa komponen pada saat kita memasuki dunia kerja yang sesungguhnya, yaitu Pay (kita bekerja untuk digaji), Play (melihat pekerjaan sebagai sesuatu yang menarik dan disertai dengan minat dan bakat), Purpose (apakah tujuan kita bekerja disini? Apa Goal kita? Apakah lingkungan kerja yang saya miliki bisa mensupport goals saya?) dan Potential (kemampuan untuk terus belajar, menantang untuk memiliki pemikiran yang jauh ke depan, bagaimana saya bisa menjadi pribadi yang semakin baik ke depannya, bagaimana saya bisa belajar hal baru, dan memotivasi diri sendiri untuk terus berkarya). Sebelum kita menentukan komponen tersebut, Monica mengajarkan untuk kita mengetahui apa kekuatan dan panggilan kita, sehingga itu akan membuat kita lebih menikmati kehidupan di dunia kerja ke depannya.

Selama 9 tahun, GoJek juga pernah mengalami masa menurun, tetapi Monica membagikan sedikit nasihat, bahwa apapun yang terjadi di depan mata kita, kita harus tetap bergerak. Jika kita tidak bergerak sama saja kita tidak akan kemana-mana, terkadang beberapa hal berjalan lancar, beberapa tidak berjalan sebagaimana adanya, walaupun terkadang muncul banyak keraguan tetapi teruslah melangkah dan bergerak.

Podivers, jangan pernah takut untuk melangkah kedepan sekalipun kita merasakan kegagalan. Kesalahan paling besar bukanlah Kegagalan, tetapi adalah Berhenti dan Menyerah sebelum merasakan Keberhasilan.

Writer : Marcomm
Editor : Marcomm