Seminar Internasional Perpajakan dan Kepabeanan

Seiring perkembangan jaman yang semakin canggih, kegiatan bertransaksi menjadi semakin mudah. Pembelian kebutuhan yang awalnya sulit, sekarang menjadi praktis dan cepat. Tapi tahukah kalian bahwa dibalik itu ada hukum yang berdiri dan mengatur proses impor dan ekspor? Mengikuti isu-isu terkait ekspor dan impor, Program Studi Hukum Bisnis Podomoro University turut membahas mengenai Perpajakan dan Kepabeanan yang terjadi, khususnya di Indonesia. Senin, 24 Februari 2020 Program Studi Hukum Bisnis Podomoro University mengajak segenap Sivitas Akademika dan teman-teman untuk turut melihat mengenai sistem perpajakan dan kepabeanan dari cara pandang para ahli di bidangnya.

Berdasarkan narasumber yang pertama, yaitu Ibu Nisa P. Basti, S.H., M.H. yang merupakan Pengacara MPS Partner Law office, pajak merupakan suatu kewajiban setiap Warga Negara Indonesia yang diatur melalui Undang-Undang yang berlaku dan bersifat kontraprestasi, yaitu tidak memiliki timbal balik langsung terhadap masyarakat. Namun dengan adanya pengenaan pajak, setiap instrument dalam pemerintahan dapat menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Narasumber kedua yaitu Bapak Drs. Hariyasin, A.k., C.A., S.H.,M.H.,BKP selaku dosen STIHSA Banjarmasin dan Fa. HLP Consultant menjelaskan lebih lanjut mengenai hukum pajak secara formil. Bapak Hariyasn menjelaskan lebih lanjut mengenai objek dan subjek mengenai pengenaan pajak dan prosedural pemungutan pajak.

Dilanjutkan dengan narasumber ketiga yaitu Bapak Dr. Lucky Kartanto, SE, SH, MSA, MH, BKP, CPA, CPI, Ak, CA, MOS, CertIFRS selaku konsultan Pajak KKP Lucky Kartanto. Bapak Lucky menjelaskan lebih lanjut tentang kasus yang sedang ramai diperbincangkan yaitu Omnibus Law.

Narasumber terakhir yaitu Dr. Fajar Sugianto, S.H, M.H. yang juga merupakan Kepala Program Studi Hukum Bisnis Podomoro University, beliau menjelaskan tentang arah kebijakan perpajakan dan kepabeanan dalam meningkatkan iklim ramah investasi melalui EODB.

Tentunya topik seperti ini seru untuk terus menjadi bahan perbincangan dan diskusi karena mahasiswa Podomoro University antusias mengajukan pertanyaan dan mereka mendapatkan kenang-kenangan berupa buku hasil karya dari Bapak Drs. Hariyasin, A.k., C.A., S.H.,M.H.,BKP .

Setelah keempat narasumber menjelaskan topik dari pandangan masing-masing dan sesi tanya jawab sudah selesai dilaksanakan. Bapak Sanggup Leonard Agustian, S.H, M.H selaku moderator menarik kesimpulan bahwa fungsi dan tujuan perpajakan adalah pembangunan infrastruktur dan demi kesejahteraan warga negara itu sendiri. Dan banyak sekali yang mempertanyakan apakah Omnimbus Law cocok dengan iklim budaya Indonesia, setelah ditelusuri lebih jauh Omnimbus Law belum cocok diterapkan di Indonesia.

Part of : Business Law

Writer : Marcomm
Editor : Marcomm

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Table of Contents

Related Posts

Peningkatan Kompetensi dan Pertumbuhan Wirausaha melalui Program Kelompok Mentoring Bisnis dan Seminar Success Story

Mendalami entrepreneurship agar kedepannya dapat membangun sendiri bisnis besar sama sekali bukanlah hal yang mudah. Untuk sukses sebagai seorang Entrepreneur, diperlukan tekad dan komitmen yang kuat untuk bertahan dari segala rintangan yang dihadapi. Mustahil dapat secara instan mencapai keberhasilan. Butuh waktu yang lama, usaha keras, dan semangat untuk tidak menyerah agar mampu membangun bisnis sendiri

Pelepasan Mahasiswa Penerima Beasiswa Indonesian International Mobility Awards 2021 Universitas Agung Podomoro

Jakarta, 25 Agustus 2021– Universitas Agung Podomoro atau biasa yang dikenal dengan Podomoro University melakukan seremoni pelepasan 6 (enam) orang mahasiswa peraih program beasiswa Indonesian International Mobility Awards (IISMA) 2021. Dalam seremoni pelepasan tersebut, Rektor Universitas Agung Podomoro, Bapak Bacelius Ruru menyampaikan rasa bangganya kepada para mahasiswa-mahasiswi penerima beasiswa IISMA 2021. “Sebuah kebanggaan bagi saya

Realita Desain Industri 4.0

Revolusi Industri secara tidak langsung merubah gaya hidup, seperti cara kita bekerja dan cara kita berkomunikasi dengan relasi. Semua lini hidup di sekitar kita telah tergantung dengan teknologi. Puncak seluruh perubahan besar sebanding dengan munculnya Revolusi Industri dari Generasi Pertama, Kedua, dan Ketiga. Dan sekarang kita berada di Revolusi Industri Generasi ke Empat yang akan

Kegiatan Bisnis Manajemen Indonesia (KBMI) 2020

Dalam rangka mendorong munculnya entrepreneur muda di perguruan tinggi, Direktorat Belmawa Kemendikbud menyelenggarakan Kegiatan Bisnis Manajemen Indonesia (KBMI) tahun ini. Program KBMI diharapkan dapat menghasilkan karya kreatif serta inovatif dalam membuka peluang bisnis bagi mahasiswa yang memiliki jiwa entrepreneur. Pada tahun ini, Podomoro University bersama PUCEL serta lima kelompok mahasiswa berhasil lolos mendapatkan dana hibah