ArticleEntrepreneurship

Pernahkah Kalian Mendengar tentang We The Future Market?

Richard Owada merupakan lulusan Entrepreneurship Podomoro University tahun 2018 yang telah berhasil melanjutkan bisnis yang dia buat sejak di Podomoro University yaitu Dots and Line. Dots and Line merupakan Event Consultant yang sudah berdiri selama 4 tahun terakhir. Salah satu event rutinan yang dibuat oleh Dots and Line yaitu WTF Market atau yang biasa dikenal dengan nama We The Future Market.

Sumber foto : Google

Acara ini dilaksanakan guna memberikan wadah bagi para Entrepreneur Indonesia untuk merepresentasikan produk serta karya mereka yang kreatif dan inovatif dengan ragam hiburan yang modern bertemakan urbanistik. Acara ini diharapkan dapat mendukung Ekonomi Indonesia serta menumbuhkan jiwa-jiwa Entrepreneur yang inovatif dan kreatif agar bisa bersaing tidak hanya secara lokal, tetapi juga Internasional.

Selain WTF Market, Dots and Line juga sering membantu beberapa perusahaan untuk membuat suatu event, contoh nya seperti launching sebuah produk, atau event-event rutinan yang dibuat oleh suatu perusahaan.

Menurut Richard Owada, hal yang paling penting dalam membangun suatu bisnis event yaitu soft skill seperti negosiasi pada saat bertemu dengan orang dan adaptasi dengan orang-orang untuk membangun hubungan yang baik. Dan hal itu bisa dimulai pada saat dia menempuh pendidikan di Podomoro University. Dia membangun koneksi yang baik dengan teman-teman di Podomoro University karena dia yakin koneksi tersebut akan membantu nya dalam usaha di masa yang akan datang.

Kiri ke kanan : Richard Owada (Entrepreneurship 2014), Jaeysen Canili (Entrepreneurship 2015) & Nicole Zhang (Entrepreneurship 2014) dalam acara Entreweek 2019.

Richard Owada membangun bisnis ini bersama dengan partner nya. Selama membangun usaha, mereka memiliki mentor dari berbagai bidang agar usaha yang dibangun tidak berhenti dan secara kontinyu dapat memenuhi kebutuhan target market Dots & Line. Tentu saja, selama 4 tahun membangun bisnis di bidang jasa, mereka mengalami masa naik dan turun. Ada masanya ketika Richard Owada dan partner merasa lelah untuk memenuhi kebutuhan tenant yang beragam. Tetapi kembali lagi dari kebutuhan yang berbeda tersebut, dia mengingat kembali apa goal atau tujuan yang dia dan partnernya inginkan. Goalsnya yaitu menjadi mediator anak-anak muda untuk mengembangkan bisnis nya. Karena WTF sendiri sudah berkembang luas tidak hanya di Jakarta tapi juga di luar Jakarta.

Kamu ingin seperti Richard Owada membangun bisnis yang terus berkembang bahkan juga sudah berjalan hingga bertahun-tahun? Bisa banget! Cari tahu dan klik disini ya, tim Podomoro University akan segera menghubungi kamu.

Podomoro University juga memiliki program beasiswa buat kalian yang memiliki prestasi baik akademik maupun non akademik. Yuk, jangan ragu untuk cari tau tentang program beasiswa tersebut disini.

Jangan lupa untuk melihat bagaimana cerita Richard Owada dalam membangun bisnisnya dengan melihat video dibawah ini.

Part of : PUCEL

Writer : Marcomm
Editor : Marcomm