Entrepreneurship

Panduan Membuat Proposal Usaha untuk Bisnis

panduan membuat proposal usaha

Dalam dunia bisnis, membuat proposal usaha menjadi salah satu hal penting yang wajib dipelajari oleh para wirausahawan. Sebab proposal ini akan menjadi penghubung antara Anda sebagai pemilik usaha dengan investor ataupun startup yang lebih besar secara resmi.

Seperti yang kita semua tahu, networking dan menjalin kerjasama dengan pemilik usaha lain bisa mempengaruhi perkembangan usaha Anda sendiri. Namun networking dengan sekedar ngobrol dan makan malam bersama dengan entrepreneur tidak akan berdampak langsung kepada bisnis. Oleh karena itu, sebuah usaha tetap harus membuat proposal resmi sebagai tanda kerja sama yang formal.

Untuk Anda para pengusaha baru, baik yang belajar secara otodidak maupun kuliah kewirausahaan, mari kita pelajari bersama lagi bagaimana cara membuat proposal usaha yang benar dan apa saja fungsinya.

Apa itu Proposal Usaha?

Proposal usaha adalah sebuah surat proposal yang dikirim dari supplier atau pemilik usaha ke klien, investor, maupun startup yang lebih besar sebagai perkenalan maupun ajakan untuk bekerja sama. Umumnya, surat ini dibuat ketika ada 2 bisnis yang ingin membuat proyek bersama baik besar maupun kecil.

Perlu diketahui, proposal usaha ini tidak bisa dikirim secara tiba-tiba ke investor atau startup. Dikutip situs Shopify, biasanya proposal dibuat ketika Anda sedang mengobrol dengan pemilik startup lain yang mungkin punya masalah dan usaha Anda adalah solusinya.

Dengan begitu, proposal usaha akan dibuat sebagai bentuk perkenalan formal sekaligus awal dari jalinan kerja sama kedua bisnis tersebut.

Namun kasusnya berbeda jika Anda memang menawarkan kerjasama ke bisnis lain yang lebih besar di bidang yang masih berhubungan tanpa ada perkenalan informal terlebih dulu. Misalnya Anda memiliki usaha biji kopi  dan ingin membuat kerja sama ke pemilik bisnis coffee shop terkenal di Jakarta. Sehingga, proposal usaha dibuat sebagai bujukan agar pemilik coffee shop tersebut membeli pasokan biji kopi di toko mereka dari usaha Anda.

Jadi sederhananya, proposal usaha adalah sebuah surat proposal atau bujukan yang dikirim untuk menawarkan produk bisnis Anda secara formal.

panduan membuat proposal usaha

Ada Berapa Macam Jenis Proposal Usaha?

Sebenarnya ada banyak macam jenis proposal usaha. Tapi proposal yang paling banyak digunakan dalam dunia bisnis ada 3 jenis, yaitu:

  • Request for Information (RFI), yaitu proposal berisi informasi produk yang usaha Anda sediakan dan perlu diketahui oleh investor
  • Invitation for Bid (IFB), yaitu proposal yang digunakan untuk meminta penawaran harga kepada investor untuk produk yang akan usaha Anda sediakan
  • Request for Proposal (RFP), yaitu proposal yang dikirim oleh investor kepada Anda yang berisi produk apa saja yang mereka butuhkan sekaligus permintaan agar Anda mengirim RFI kepada mereka secara formal

Baca juga: Pengetahuan Dasar Tentang Kewirausahaan atau Entrepreneurship

Apa Saja Fungsi Proposal Usaha?

Berdasarkan situs University of Richmond, fungsi utama dari proposal bisnis adalah untuk meyakinkan pembaca agar tertarik dengan rencana yang Anda miliki. Dalam kasus ini, orang yang membuat proposal usaha agar pembaca mau menjalin kerja sama setelah membaca proposal yang mereka buat.

Oleh karena itu, proposal usaha harus dibuat bukan hanya dengan rinci mengenai apa yang Anda rencanakan, tapi juga dengan menarik. Dengan begitu kemungkinan bisnis Anda menjalin kerja sama dengan bisnis lain jadi lebih besar.

Apa Perbedaan Proposal Bisnis dan Surat Proposal Bisnis?

Banyak wirausahawan baru yang sering tertukar antara proposal bisnis dan surat proposal bisnis alias business proposal letter (cover letter). Kedua dokumen ini memang saling berhubungan, namun punya 2 fungsi yang berbeda.

Umumnya ketika membuat proposal bisnis, akan ada 2 jenis dokumen yang Anda tulis, yaitu:

  • Cover letter atau surat proposal bisnis
  • Dokumen proposal

Cover letter dibuat dengan isi yang lebih singkat dan menjadi pengantar sekaligus memberi tahu alasan mengapa Anda mengirimkan dokumen proposal ini.

Berdasarkan situs Houston Chronicle, semua jenis cover letter dengan tujuan apapun sebaiknya tidak lebih dari 1 lembar. Jika tidak memungkinkan, pastikan Anda tidak menuliskannya dalam lebih dari 2 lembar. Sebab yang harus dibaca oleh klien adalah dokumen proposal, yang mana jumlahnya bisa 7 hingga 8 lembar.

Di Indonesia, surat pendahuluan proposal usaha ditulis dengan kata ganti orang pertama, yaitu “Saya” dengan penulisan yang formal. Selain itu, cover letter harus berisikan beberapa poin, seperti:

  • Kapan dan mengapa proposal bisnis dibuat
  • Menuliskan semua orang yang terlibat dalam pembuatan dokumen proposal
  • Kesimpulan dari proposal
  • Mengucapkan terima kasih kepada pembaca atau klien
  • Memasukan info kontak
  • Meminta pembaca untuk menghubungi Anda bila ada pertanyaan

Jika Anda membuat proposal usaha berdasarkan RFP (Requested for Proposal) dan ada beberapa perubahan dari rencana awal ketika proposal dibuat, semua perubahan rencana tersebut juga harus dituliskan dalam cover letter. 

membuat proposal usaha untuk investor

Bagaimana Cara Membuat Proposal Usaha untuk Investor?

Cara membuat proposal usaha sebenarnya diajarkan dalam kuliah jurusan kewirausahaan. Beberapa universitas bisnis terkenal seperti Podomoro University membahas materi ini secara khusus demi menciptakan lulusan entrepreneur yang siap terjun ke dunia bisnis langsung.

Namun entrepreneur yang belajar secara otodidak pun bisa mempelajari bagaimana cara membuat proposal usaha untuk investor dan bekerja sama startup dengan baik. Dalam setiap proposal usaha, ada 4 poin yang wajib dijelaskan, yaitu:

  • Apa yang bisa dilakukan dan tidak bisa dilakukan dalam proyek tersebut
  • Apa produk atau jasa yang akan diberikan
  • Rancangan biaya
  • Jangka waktu kerjasama dan timeline rencana

Ketika membuat proposal usaha, Anda harus memasukan data spesifik yang akurat, bukan estimasi atau perkiraan saja. Termasuk data mengenai biaya yang dibutuhkan, timeline atau rencana progress dari proyek tersebut, dan sebagainya.

Nantinya, proposal ini akan menjadi acuan oleh investor ketika proyek sudah berjalan. Jadi perhitungkan dulu seluruh sumber daya dan kemampuan yang bisa diberikan dalam proyek tersebut sebelum menuliskannya di proposal.

Jika persiapan sudah selesai, sekarang waktunya mulai membuat proposal dengan format seperti berikut ini.

Cover Letter

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa cover letter akan menjadi pembuka dari dokumen proposal usaha. Jadi, mulailah dengan membuat cover letter berisi poin-poin yang sudah dibahas tadi.

Cover Page

Dalam halaman pertama dari proposal usaha, tulislah perkenalan formal layaknya membuat dokumen seperti biasa.

Pastikan Anda menuliskan nama, nama bisnis, kapan proposal tersebut dibuat, dan nama klien, investor, ataupun startup penerima dokumen tersebut.

Table of Content

Selanjutnya, buat table of content agar klien lebih mudah membacanya. Dalam tutorial ini, table of content akan berisikan 6 poin, yaitu:

  • Executive summary
  • Summary of problem and need
  • Strategy to solve problem
  • Company qualification
  • Schedule
  • Cost
  • Terms and Condition

Executive Summary

Executive summary adalah bagian dimana Anda menjelaskan secara singkat kesimpulan dari proposal ini. Termasuk menjelaskan produk apa yang akan Anda sediakan untuk masalah yang dialami oleh perusahaan investor.

Summary of Problem and Need

Bagian ini digunakan menjelaskan dengan lebih rinci mengenai permasalahan yang Anda sadari dan dialami oleh klien atau investor. Misalnya seperti biaya produksi yang terlalu besar, sarana dan prasarana yang kurang lengkap, dan semacamnya.

Strategy to Solve Problem

Setelah membahas masalah, bagian selanjutnya ini adalah untuk menjelaskan bahwa usaha Anda memiliki solusi untuk permasalahan tersebut. Tulislah bagian Strategy to Solve Problem ini semenarik mungkin agar dapat meyakinkan investor.

idea and strategy to solve problem

Company Qualification

Bagian Company Qualification perlu menjelaskan kemampuan dan kualifikasi usaha Anda. Bisa dibilang, bagian ini adalah portofolio singkat agar investor tahu siapa yang akan ia ajak bekerjasama.

Schedule

Selanjutnya tuliskan dateline, jangka waktu kerjasama, sekaligus timeline dari proyek ini. Seperti yang sudah dikatakan tadi, pastikan Anda menulis seluruh timeline dengan spesifik sesuai kemampuan dan perhitungan.

Costs/Pricing

Pada bagian ini, tuliskan detail harga yang Anda tawarkan kepada startup atau klien. Sama seperti bagian sebelumnya, pastikan untuk mengisi seluruh data dalam bagian ini sespesifik mungkin.

Terms and Condition

Jika usaha Anda memiliki syarat dan ketentuan tertentu dalam proyek yang akan ditawarkan, tuliskan seluruh syarat tersebut dalam bagian ini.

Seperti itulah pembahasan lengkap mengenai cara membuat proposal usaha dalam format yang benar serta apa saja fungsinya. Beberapa format dalam proposal bisnis bisa ditulis dalam urutan yang berbeda, namun 5 poin pertama wajib ditulis sesuai urutan seperti di atas.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.