ArticleProduct Design

Pameran Indonesian Students Talk “Upcycle from Home”

Pengolahan dan pengelolaan sampah dirasa menjadi semakin penting. Faktanya, hampir setiap harinya massa sampah yang dibawa ke TPA Bantar Gebang kurang lebih sekitar 7400 ton sampah pertahun dan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sampah-sampah tersebut dapat menyebabkan berbagai permasalahan bagi kesehatan dan juga lingkungan. Pemerintah telah mensosialisasikan pemilahan sampah dengan menyediakan fasilitas pembuangan berdasarkan jenis sampahnya agar mudah di olah dan di daur ulang untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Masih banyak hal lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak tersebut, misalnya membawa tas belanja dan juga alat makan sendiri, mengurangi konsumsi makanan berlebihan, mensosialisasikan urgensi pengurangan sampah, serta mengolah sampah itu sendiri.

Pengolahan sampah atau daur ulang sampah umumnya dikenal dengan sebutan 3R  (reduce, reuse, recyle). Selain recycle ada istilah lain yang dikenal dengan sebutan upcycle. Banyak yang berfikir antara recycle dan upcycle sama saja, sama-sama kegiatan mendaur ulang benda-benda yang sudah tidak terpakai.

Namun sesungguhnya upcycle dan recycle sendiri memiliki alur berbeda. Pada prosesnya recycle sampah dengan material tertentu seperti  kertas, plastik atau kaca perlu mengalami perubahan bentuk. Dalam proses recycle kertas harus dihancurkan menjadi bubur kertas, dikeringkan setelah itu baru dapat digunakan. Material lain seperti plastik dan kaca bahkan perlu dikirim ke pabrik pengolahan untuk diproses, dilebur dan dihancurkan agar dapat menjadi bahan baku untuk diolah menjadi produk kembali. Upcycle lebih sederhana dari Recycle.

Kunci untuk memanfaatkan benda tidak terpakai dalam upcycle adalah kreativitas. Jika dilihat dari asal katanya up-cycle sendiri merupakan usaha untuk meningkatkan value dari benda yang tidak terpakai menjadi layak pakai bahkan memiliki nilai seni dan nilai jual yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Selama periode bekerja dan belajar dari rumah sampai dengan berkegiatan new normal seperti saat ini, sampah menjadi permasalahan yang cukup penting untuk dicermati. Sebagian besar dari kita banyak yang berbelanja secara online dan memesan makanan secara online sehingga produksi sampah rumahan baik itu plastik dan sebagainya semakin meningkat. Sebagai kontribusi untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah tersebut, beberapa desainer muda yang merupakan mahasiswa program studi Desain Produk Podomoro University Jakarta ini menjalankan sebuah project upcycle dengan menciptakan produk kreatif dari sampah atau benda-benda tidak terpakai yang mereka temukan di rumah mereka masing-masing.

Kegiatan tersebut diawali dengan pembekalan dan pengenalan mengenai berbagai material berbasis riset di mata kuliah studio desain produk 1 yang diampu oleh Dina Lestari selaku dosen pembimbing. Riset tersebut mencakup kegiatan eksplorasi dan eksperimentasi multi material yang kemudian dilanjutkan dengan proses perancangan dan juga diskusi serta proses prototyping.

Hasil dari project ini ternyata luar biasa menarik, dalam pameran Indonesian Students Talk kali ini dari 27 produk atau karya hasil dari project upcycle ini dipilih 13 produk atau karya untuk dipamerkan dan dibahas terlebih dahulu. Dari ke-13 karya tersebut masing-masing memiliki keistimewaan dan potensi yang menarik untuk dikembangkan lebih serius lagi.

Dengan berbekal keterampilan, kreativitas dan pengetahuan mengenai multi material, para desainer muda ini mampu mengolah sampah menjadi benda pakai dengan nilai artistik dan ekonomi tinggi. Value dari limbah tersebut meningkat dan secara tidak langsung mereka turut serta berkontribusi dalam pengendalian dan pelestarian lingkungan. Dikutip dari kata-kata Dr.Seuss “It’s not about what it is, It’s about what it can become” kita semua dapat menentukan dan mengubah cara pandang kita terhadap suatu benda, yang kita perlukan adalah sedikit kreativitas untuk meningkatkan value dari benda tersebut.

Upcycle bisa menjadi solusi untuk mengubah cara pandang tersebut, project ini memiliki potensi untuk dapat dikembangkan dengan cara nya masing-masing. Pelestarian serta pengendalian pencemaran lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua, dan semua itu bisa diawali dan dikerjakan dari rumah kita masing-masing.

Berikut adalah sedikit penjelasan dan latar belakang dari produk-produk mahasiswa yang dipamerkan secara Virtual di Sendi Studio & Gallery, Kelantan Malaysia dari tanggal 20 Januari 2021 – 4 Februari 2021.

Name: Cindy wijaya
Title: LA LOTTA bag
Year: 202
Size: (P x T x L) 33.5 x 30 x 8.
Technique and Media: Plastic waste fusing technique

Concept : LA LOTTA  merupakan sebuah produk upcycle berupa tas yang terbuat dari kantong plastik hitam.  Plastik merupakan salah satu material yang sulit diurai sehingga limbahnya menjadi salah satu penyebab permasalahan lingkungan yang cukup serius dan sulit ditangani. Penciptaan produk olahan limbah plastik menjadi tas fashion ini merupakan salah satu upaya mengurangi pencemaran lingkungan  dengan memperpanjang usia pakai sampah plastik dan meningkatkan value nya dengan sentuhan kreatif. Tas upcycle ini diberi nama LA LOTTA yang artinya fight, berjuang demi bumi yang lingkungan hidup yang lebih baik.

Name : Joyceline Jerry
Title : Bunny
Year : 2020
Size : Height : 37 cm Width : 16 cm
Technique and Media: Used cloth and patchwork

Concept: Karya ini terinspirasi oleh dari musim gugur dimana warnanya identik dengan kehangatan yang akhirnya dipilih untuk menjadi pakaian dari bunny tersebut. Untuk bahan yang digunakan yaitu kain bekas dan dijahit semuanya dengan tangan dan mesin. Sebagai tambahan ada wortel yang terbuat dari tanah liat dan dicat menggunakan cat akrilik.

Name : Wilson Thiodorus
Title : Pollock’s Reed Diffuser
Year : 2020
Size : 6x6x20 cm
Technique : Cut & Paint
Media : Mixed Material

Concept : Pollock’s Reed Diffuser dibuat dengan menggunakan botol plastik, minyak diffuser, beberapa batang rotan, cat warna-warni, dan dengan kreativitas sendiri.

Name :Stella Devina
Title :Chopstick Lantern
Year : 2020
Size :15,5 cm ✕ 15,5 cm ✕23,7 cm
Technique & Media:Upcycle chopstick waste

Concept : Sumpit sekali pakai adalah alat makan yg umum disediakan oleh penjual-penjual makanan. Sumpit-sumpit sekali pakai tersebut umumnya terbuat dari kayu atau plastik. Produk Chopstick Lantern ini memanfaatkan limbah sumpit sekali pakai sebagai material utama dalam upaya mengurangi limbah sumpit menjadi barang yang memiliki nilai pakai dan jual yang lebih tinggi.

Name :TasyaPrisilaDilita
Title :BBY Powder Stationary
Year : 2020
Size :Variable Dimension
Technique & Media:Multi material & mixed media (plastic, carton,velcro & benang)

Concept : Sampah plastik merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan di Indonesia. Maka dari itu kita harus dapat membantu mengurangi penggunaan plastik. Ada banyak cara yang dapat kita lakukan, salah satu caranya adalah dengan mendaur ulang sampah plastik. Botol bekas bedak bayi juga termasuk ke dalam golongan sampah plastik. Dikarenakan jenis plastik lebih tebal maka dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan.Dalam project upcycle kali ini botol plastik bekas bedak bayi tersebut diolah menjadi tempat penyimpanan alat-alat tulis. Selain pembuatannya yang sangat mudah dan proses pembuatannya sangat cepat, stationary ini tidak memakan tempat di meja kerja karena dapat digantungkan dan diganti dekorasinya dengan boneka yang ditempeli perekat velcro.

Name: Violine Angellina
Title: Save & Peace
Year: 2020
Size: 6x6x22cm
Technique and Media : Multi material Collage

Concept : Banyaknya limbah bekas rumah tangga yang berupa sendok plastik merupakan salah satu penyebab kerusakan alam. Sendok plastik yang sudah tidak terpakai diolah menjadi wadah koin dan tempat lilin. Produk ini diberi judul “save and peace” sebagai wujud penyelamatan terhadap lingkungan melalui aksi sederhana dalam upaya pengurangan limbah plastik

Name : Jade Elizabeth Taylor
Title : Piggie Bank
Year : 2020
Size : 205mm x 140mm
Technique and Media : mixed multi material

Concept : Karena di jaman sekarang sampah makin bertambah dan mencemari lingkungan, diperlukan kesadaran dalam pemanfaatan limbah menjadi benda yang dapat digunakan kembali. Sampah yang paling sering didapati salah satunya adalah botol plastik bekas. Dalam project ini botol bekas dimanfaatkan menjadi celengan berwujud babi merah muda (Piggie Bank) agar sampah botol bekas plastik tersebut dapat digunakan kembali menjadi barang yang bisa dipakai dan memiliki nilai estetika.

Name: Jeconia Ivander
Title: BEG-UN
Year: 2020
Size: 30x40cm
Technique: Cutting and sewing
Media:Menggunakan bahan dasar baju kaos oblong bekas (used T-Shirt) yang digunting bagian leher dan lengannya lalu di jahit pinggirannya supaya lebih rapih.

Concept : Banyak sekali baju yang sudah tidak terpakai karena sizenya mulai tidak sesuai (kekecilan) akibat tubuh kita bertumbuh dan berkembang. Dengan banyaknya baju lama yang sudah tidak terpakai tersebut maka baju bekas tersebut dimanfaatkan dan diolah menjadi tas yang bisa dipakai sehari-hari. di Jakarta jika kita berbelanja dipasar swalayan sudah ada pelarangan penggunaan kantung plastik,maka sebagai upaya membantu mengurangi limbah sampah plastik dan turut serta dalam pelestarian lingkungan tersebut dibuat lah produk beg-un yang merupakan daur ulang dari baju bekas yang sudah tidak terpakai.

Name : Vania Haliman
Title : ѐternel
Year : 2020
Size : 30 cm diameter
Technique and Media : Paper fold, twist, and pinch technique on Birmet Paper

Concept :ѐternel memiliki makna dan konsep kekuatan abadi. Karangan bunga melambangkan keabadian, dan warna daun musim gugur serta dekorasinya melambangkan bahwa di musim gugur, kita bisa belajar bahwa siklus pertumbuhan selalu memberi kita kematangan dan kedewasaan untuk selalu berjalan dan memiliki lebih banyak kekuatan untuk mengatasi apapun.

Name : Keane
Title : MAPPCHEN
Year : 2020
Size :T: 17.1cm ; L: 5.6cm
Technique and Media :Multi material assembling

Concept : Produk ini merupakan salah satu upaya pengendalian pencemaran lingkungan dengan mengolahnya menjadi produk kreatif. Produk yang diciptakan adalah kotak pensil hasil dari upcycle kaleng minuman yang dipotong dan dilem menggunakan lem tembak, dan bagian tengah yang diberi zipper sehingga terciptalah wadah pensil yang diberi judul MAPPCHEN.

Name: Chiara
Title: Cleponet
Year: 2020
Size: (PxLxT) 36 x 6,5 x 20
Technique and Media: Teknik tumpuk dan teknik menjahit dengan plastik mika dan jaring polynet sebagai media

Concept: CLEPONET pouch adalah singkatan dari Clear Pouch Polynet yang pembuatannya menggunakan plastik mika yang transparan dan jaring polynet. Mengapa menggunakan jaring polynet sebagai hiasan pada pouch tersebut karena sering kali jaring polynet tidak digunakan lagi setelah sebagai pembungkus aneka buah, tomat , bawang maupun aneka sayuran di supermarket dengan pemanfaatan kembali polynet sebagai aneka produk maupun sebagai alternatif ornamen tidak hanya dapat menambah tampilan pouch lebih cantik dan menarik tetapi juga dapat menambah daya jual suatu produk.
Dimasa pandemi ini, CLEPONET pouch cocok juga untuk menyimpan produk pelindung kesehatan seperti masker, tisu basah dan hand sanitizer karena terbuat dari bahan plastik mika yang waterproof sehingga bagian luarnya dapat di lap kering kembali setelah di semprot cairan desinfektan

Name :Veren Doy Santoso
Title :“rhythm”
Year : 2020
Size :dia.10cm x 30 cm. 
Technique and Media :Heated PVC Pipes

Concept : “Converting Waste into Want”. Produk daur ulang dari pipa pvc bekas ke tutup lampu. Pola lubang yang simetris memancarkan cahaya di dalam dan memberikan hasil ritme yang indah.

Name: Millemus Tommy Taslim
Title: Balch 
Year: 2020
Size: 9.5 cm x 6.5 cm x 0.6 cm
Technique and Media: Fusing, Sewing (Leather) & Painting

Concept :Sampah adalah sebuah masalah klasik di Indonesia. Namun, tidak ada salahnya melakukan upcycle sampah untuk mengurangi limbah sampah. Dengan adanya Balch ini memberikan solusi untuk mengurangi limbah sampah sekaligus melestarikan lingkungan hidup sekitar kita. Balch juga merupakan sebuah khusus koleksi yang terbuat dari kulit bola basket.

Menarik bukan karya dari teman-teman Desain Produk untuk pameran virtual Sendi Studio and Gallery Kelantan Malaysia. Mari dukung teman-teman kita dalam pameran virtual yang akan diadakan pada tanggal 20 Januari 2021 – 4 Februari 2021 melalui link berikut : https://sendigaleri.wixsite.com/my-site/copy-of-sendi-art-exhibition-series

Part of : Product Design

Writer : Dina Lestari S.Pd, M.Sn
Editor : Marcomm