ArticleProduct Design

Menggali Kreativitas melalui Experiential Learning.

Mungkin beberapa dari kita tidak asing dengan pernyataan Albert Einstein yang satu ini “Creativity is Intelligence Having Fun”, pernyataan tersebut sebenarnya menggambarkan dengan cukup gamblang bagaimana sesungguhnya keseimbangan antara proses kognitif dan mental memiliki peran yang cukup penting dalam proses berkarya. 

Kebanyakan orang meyakini bahwa hanya orang-orang berbakatlah yang memiliki kemampuan artistik dan kreatif  sejak mereka dilahirkan.Pada kenyataannya semua orang memiliki potensi kreatif namun sayangnya seiring bertambahnya usia kebanyakan orang merasakan ada penurunan kemampuan kreativitas dengan semakin berkurangnya aktivitas untuk bermain, bersenang-senang dan bereksplorasi. Keterbatasan aktivitas demikian turut menurunkan peluang timbulnya ide-ide dan gagasan kreatif untuk dapat dikembangkan sesuai dengan kompetensi bidang masing-masing.

Kreativitas dapat kita temukan dengan mengubah cara pandang kita terhadap dunia, cara kita berpikir, cara bagaimana kita dapat memposisikan diri kita sendiri, cara kita mengembangkan serta meningkatkan kemampuan kita dan juga cara bagaimana kita dapatbersiap-siap menghadapi tantangan di masa depan.

Upaya menggali kreatifitas dengan cara pembelajaran berbasis pengalaman adalah salah satu bentuk sistem pembelajaran yang coba diterapkan di Program Studi Desain Produk Podomoro University. Dengan mengadaptasi sistem pembelajaran Experiential Learning serta Design Thinking dan juga memanfaatkan fasilitas yang dimiliki Agung Podmoro Group sebagai laboratorium praktik pendukung, mahasiswa belajar banyak hal terutama dalam penciptaan karya yang langsung melibatkan industri sebagai bentuk pembelajaran nyata.

Gagasan diterjemahkan melalui maket

Seperti contohnya beberapa waktu yang lalu beberapa mahasiswa semester 1 Program Studi Desain Produk berhasil mengerjakan Project Desain fasilitas publik Photobooth Imlek untuk Hotel Ibis dan Novotel Mangga 2 Jakarta dan Serpong. Mahasiswa mengeksplorasi dan menggali gagasan berdasarkan hasil observasi lapangan lalu difasilitasi oleh pihak hotel untuk kemudian diwujudkan dalam skala sesungguhnya.

Dalam prosesnya mahasiswa melakukan observasi kemudian mereka bermain dan bersenang-senang dengan mengeksplorasi ide-ide mereka, lalu kemudian ide dan gagasan yang mereka dapatkan diwujudkan dalam bentuk maket dan dipresentasikan secara profesional. Mahasiswa semakin percaya diri ketika produk yang mereka ciptakan di sambut dengan antusias oleh para pengunjung hotel. Dari project ini beberapa mahasiswa terpikir membuka usaha desain di masa mendatang.

Hasil pembelajaran yang diwujudkan dan digunakan oleh industri

Sebagai kalimat penutup yang selalu saya ingat pernah disampaikan oleh Professor Randolph Frederick Pausch dalam Last Lecture di Carnegie Mellon University  tahun 2007 lalu“Never ever underestimate the importance of having fun”. Having fun dapat meng-encourage kita untuk menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif. Selamat berkarya dan jangan lupa having fun. Salam Kreatif.

Part of : Product Design

Writer : Dina Lestari S.Pd, M.Sn
Editor : Marcomm