ArticleEntrepreneurship

Mengejutkan, Ini Pengaruh Influencer Terhadap Brand Anda! Part 1

Belakangan ini, Anda mungkin tidak asing lagi dengan istilah influencer. Misalnya di Instagram, Anda mungkin pernah mendengar nama Jovi Adhiguna atau Hanggini Purinda Retto. Jovi adalah influencer yang memfokuskan diri di bidang mode, sementara Hanggini terkenal sebagai beauty influencer.  

Jovi Adhiguna
sumber foto : popbela.com

Hanggini Purinda Retto
sumber foto : Clean and Clear Indonesia

Mengejutkannya, influencer bisa berasal dari siapa saja, bahkan orang terdekat Anda sekalipun. Tidak harus jadi artis atau aktor terkenal untuk bisa menjadi seorang influencer. Asalkan seseorang memiliki pesona, karakter hingga selera di bidang spesifik yang membuat masyarakat mengagumi mereka, influencer pun akan lahir.

Nah, dari segi bisnis, banyak sekali pengusaha yang sedang memanfaatkan kekuatan influencer untuk mengembangkan brand mereka. Bagaimana cara mereka melakukannya? Simak penjelasan lengkapnya!

Apa itu Influencer?

Pertama-tama, mari kita mengenal lebih dalam mengenai influencer. Apa atau siapa itu influencer? Mengutip dari kamus online Cambridge, influencer berarti seseorang yang mampu untuk mempengaruhi atau mengubah perilaku dari seseorang.

Sementara secara profesional, influencer diartikan sebagai seseorang yang dibayar oleh perusahaan untuk menunjukkan suatu produk maupun layanan tertentu di media sosial mereka, sehingga orang lain tergerak untuk membeli produk atau layanan tersebut.

Dari kedua definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa influencer adalah seseorang yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi orang lain, mengubah cara pandang mereka, mempengaruhi selera mereka hingga mendorong mereka untuk melakukan sesuatu.

Ketika Anda memilih influencer yang tepat, jangan terkejut seberapa besar pengaruhnya bagi pelanggan dan brand Anda.

Bagaimana Influencer Mempengaruhi Brand Anda?

Lalu, mengapa jutaan brand bekerjasama dengan influencer dalam mempromosikan produk-produk mereka? Sebut saja H&M yang bekerjasama dengan fashion blogger Julie SariƱana dan model Ela Velden.

Julie SariƱana
sumber foto : Fashion Avenue

Ela Velden
sumber foto : H&M

Daripada menjelaskan panjang lebar, mari kita lihat data statistik terbaru dari bigcommerce.com. Menurut hasil survei, 89% marketer mengungkapkan bahwa ROI (Return of Investment) dari influencer marketing sebanding atau lebih baik dari channel marketing lainnya.

Artinya, bekerjasama dengan influencer terbukti membawa nilai positif untuk membangkitkan brand awareness hingga respon langsung dari pelanggan Anda.

Secara teknis, terdapat beberapa metrik yang akan meningkat ketika sebuah brand bekerjasama dengan influencer, yaitu :

  • Jangkauan Sosial
    Jangkauan mengungkapkan bagaimana konten Anda menjangkau pelanggan-pelanggan baru, yang mana ditandai dengan meningkatnya jumlah follower, subscriber, serta impresi dari konten Anda.

  • Engagement
    Berbeda dengan jangkauan sosial, engagement berkaitan dengan interaksi atau respon audiens terhadap konten Anda. Beberapa metrik yang berkaitan dengan engagement adalah suka, komentar, dan bagikan.

Salah satu metrik terkuat adalah bagikan. Ketika seseorang membagikan konten Anda, secara tidak langsung mereka merekomendasikan brand Anda kepada orang lain, secara cuma-cuma.

Kamu ingin tahu lebih lanjut tentang bagaimana influencer dapat mempengaruhi brand yang kamu miliki? Ditunggu artikel part 2 nya ya

Writer : Dr. Wisnu Sakti Dewobroto, S.T., M.Sc.
Editor : Marcomm