Banyaknya Keuntungan Menjadi Pengusaha, Tertarik?

Mungkin kamu pernah mendengar nama Achmad Zaky founder sekaligus ex-CEO dari marketplace Bukalapak, Hendra Kwik pelopor aplikasi Point Payment Online Bank (PPOB) PAYFAZZ, William Tanuwijaya pendiri Tokopedia, Elisa Suteja dan Robin Boe pendiri Fore Coffee, atau sederet nama pengusaha muda sukses lainnya. Apakah kamu memiliki impian yang sama? Mendirikan perusahaan sendiri dan menjadi pengusaha sukses?

Jika kamu seseorang yang gemar mengatur strategi, memiliki mata jeli dalam aktivitas jual-beli, suka mencari ide baru, ingin menciptakan perubahan, dan tertantang dalam menimbang risiko bisnis skala kecil hingga menengah, maka menjadi pengusaha adalah pekerjaan yang tepat untuk kamu.

Memiliki penghasilan pribadi dan memiliki bisnis yang berhasil di usia muda tentu menjadi  impian banyak orang. Dalam perjalanan meniti profesi sebagai pengusaha pasti banyak proses yang dilalui dan dapat menjadi keuntungan bagi pelakunya. Maka itu, banyak motivasi seseorang untuk berbisnis bukan saja bersifat material tetapi juga non-material.

Banyaknya Keuntungan Menjadi Pengusaha, Tertarik?

Ragam Jenis Usaha

Dilansir dari artikel Kumparan, ada berbagai pilihan jenis usaha yang dapat kamu jalankan seperti bidang jasa, perdagangan, industri, agraris, dan ekstraktif. Di Indonesia sendiri menurut Cekindo ada lima sektor andalan usaha yang dapat kamu tekuni, seperti Hotel dan Industri Pariwisata, Perdagangan dan Sektor Retail, Penjualan Online, Infrastruktur dan Konstruksi, serta Pabrik dan Pertanian.

Tentu tidak sebatas itu, kamu  bisa terus melakukan eksplorasi dan menentukan produk yang paling cocok dengan target market dan memaksimalkan keuntungan tersebut. Dengan kemudahan teknologi sekarang, usaha juga dapat dijalankan baik offline maupun online. Bahkan beberapa perusahaan lebih memilih bekerja remote dengan memanfaatkan teknologi serta beragam aplikasi pekerjaan yang ada.

Apa Saja Keuntungan Menjadi Pengusaha?

Tentu menjadi pengusaha di usia muda apalagi baru memulai akan menjadi tantangan tersendiri. Selalu ada rasa takut gagal, tidak percaya diri, hingga khawatir harus gulung tikar dini. Tapi, guru terbaik adalah pengalaman itu sendiri. Untuk menambah semangat kamu dalam berani memulai sebuah usaha, yuk, ketahui lebih dalam apa saja keuntungan menjadi pengusaha.

1. Bekerja sesuai passion

Mari kita kilas balik ke awal mula cerita para pengusaha sukses baik di Indonesia maupun mancanegara mendirikan bisnis mereka. Jika kamu pernah baca buku The Psychology of Money karya Morgan Housel, diceritakan bahwa Bill Gates mulai merintis karir dalam bidang IT karena minatnya kepada komputer sejak SMA. Kemudian pekerjaan impiannya adalah menjadi CEO sebuah perusahaan IT ternama yang akhirnya dapat diwujudkan dengan membangun perusahaan IT raksasa, Microsoft.

Dari dalam negeri ada Bob Sadino yang memulai karir melalui bermacam bidang pekerjaan hingga akhirnya memiliki ketertarikan mendalam pada dunia peternakan dan pertanian. Walaupun tidak pernah menempuh pendidikan formal dalam dunia peternakan, dulu beliau berhasil memulai bisnis dengan berjualan telur ayam kampung dari rumah ke rumah di bilangan Kemang, Jakarta. Usahanya kini sudah jauh berkembang dengan berbagai macam produk seperti Kem Chicks, Kem Food, Kem Farms, dan usaha lainnya.

Nah, tidak menutup kemungkinan kalau hobi atau passion kamu ternyata bisa menjadi solusi yang memenuhi kebutuhan pasar, nih. Untuk menentukan jenis bisnis apa yang akan kamu jalani dapat dimulai sesuai dengan minat kamu dalam bidang tertentu, baik itu hobi, hal unik yang baru kamu temukan, atau hal yang sangat menarik perhatian kamu.

Seperti pepatah mengatakan, “Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui”. Jika menentukan bisnis yang sesuai minat kamu, selain menjalankan bisnis, kamu juga akan bersenang senang karena dapat mendalami bidang usaha yang ingin kamu pelajari.

2. Tentukan Target Sendiri

Penghasilan sebuah usaha adalah penentu apakah bisnis kamu dapat bergerak maju hingga mencapai profit maksimal. Tentu salah satu target sebuah usaha adalah mendapat keuntungan. Kamu dapat dengan leluasa menentukan sendiri target yang ingin kamu capai dengan tetap realistis dan pertimbangan matang. 

Kamu dapat menyesuaikan gaya kerja apa yang cocok untuk bidang usaha yang kamu tekuni. Ketika target tercapai dan kamu mendapat penghasilan yang diinginkan, pasti perasaan rewarding yang muncul akan membawa dampak positif untuk memacu kamu terus maju.

Baca juga: Menjadi Seorang Entrepreneur Meski Minim Modal & Pengalaman?

3. Memperluas Wawasan

Keuntungan menjadi pengusaha lainnya adalah memperluas wawasan secara alami. Selain harus bisa memutuskan skema dalam mengelola bisnis yang high-efficiency dan cost-efficiency bagi keuangan perusahaan, kamu secara tidak langsung akan “dipaksa” untuk memahami marketing, people development, dan ilmu lainnya yang dapat membawa hasil positif bagi perusahaan.

Dengan memahami ilmu di luar bisnis, kamu dapat melihat dunia bisnis dengan kacamata yang lebih luas. Kamu akan lebih terasah dalam melihat keuntungan apa yang bisa kamu dapatkan dari strategi bisnis yang dijalankan, marketing apa yang cocok dengan bisnismu apakah melalui email/broadcasting, misalnya, dan konsumen seperti apa yang pasti akan tertarik dan membutuhkan produk yang kamu hasilkan.

4. Melatih Mental

Menjadi pengusaha bukan perjalanan yang sebentar, tidak ada yang menjamin bahwa usaha pertama akan berhasil, tapi orang yang berani terus mencoba dan belajar dari pengalaman pasti akan mencapai hasil di kemudian hari.

Menjalankan usaha ibarat naik roller-coaster, kamu harus siap menghadapi berbagai tantangan tidak terduga. Misalnya, gagal produksi, pasar yang tidak stabil, penurunan penjualan, tidak balik modal, dan tantangan lainnya. Dilansir dari Forbes, justru kegiatan inilah yang akan kamu hadapi sehari-hari sebagai seorang pengusaha. Maka penting untuk komitmen pada tujuan utama kamu membuat bisnis.

Hal ini akan melatih mental kamu apakah dapat tetap komitmen menyelesaikan permasalahan selama menjalankan bisnis dan tetap membuat keputusan objektif sebagai pengusaha dalam meraih goals yang sudah ditargetkan. Dari kegiatan tersebut kamu pasti akan mendapat pengalaman mengenai strategi bisnis apa yang cocok dan tidak untuk usaha kamu.

5. Melatih Jiwa Kepemimpinan

Salah satu kunci majunya sebuah perusahaan dan bisnis adalah pemimpin yang efektif dan mampu beradaptasi dalam berbagai situasi. Jika bisnis sudah mencapai skala menengah ke atas dipastikan kamu akan membutuhkan karyawan, maka penting untuk dapat mengayomi karyawan,  memberikan rasa aman  serta self-belonging, dan memberi inspirasi untuk karyawan terus berkarya.

Saat menjadi pemimpin kamu akan semakin mampu menilai diri sendiri dan terasa dalam melihat potensi yang dimiliki seseorang. Pun jika kamu belum terbiasa, sekarang banyak tools yang dapat digunakan untuk melakukan hal tersebut. Jika kamu berhasil memaksimalkan potensi karyawan dengan menempatkan orang tersebut pada bidang dimana mereka bisa berkembang, maka pasti akan berdampak positif bagi perusahaan.

Menjadi pemimpin juga berarti menjadi pendengar dan pemberi keputusan yang baik. Baik itu untuk lingkungan pekerjaan maupun dalam menentukan keputusan bagi masa depan perusahaan. Dengan menjadi pendengar yang baik, akan menunjukkan bahwa kamu menghargai orang yang berbisnis atau bekerja sama dengan kamu, tidak melulu mengedepankan ego sebagai pemimpin.

Akhirnya setelah merasakan memimpin bidang usaha tertentu, kamu akan mulai merasa percaya diri dan lebih mendalami sikap pemimpin yang berdampak.

6. Memaksimalkan Potensi Diri

Mungkin kamu sempat mempertanyakan potensi apa yang kamu miliki? Menjadi seorang pengusaha bisa menjadi salah satu ajang memaksimalkan potensi diri. Kamu akan dapat mengeksplor sisi diri kamu yang belum pernah diwujudkan.

Mungkin kamu ingin mencoba bisnis dengan skema-skema yang pernah kamu pelajari sebelumnya, membuat inovasi dan berbisnis gaya baru, dan sebagainya.

Apa Saja Keuntungan Menjadi Pengusaha?

7. Memotivasi Banyak Orang

Selalu ada yang bisa dipelajari dari usaha seseorang melakukan bisnis. Perjuangan kamu dalam merintis usaha bisa jadi menjadi inspirasi atau motivasi eksternal orang di sekitarmu. Mungkin ada yang sedang dalam keadaan ekonomi buruk menjadi terinspirasi untuk bangkit dan memulai bisnis karena melihat kesungguhanmu. Selain memperkaya diri dengan ilmu bisnis, kamu juga akan dapat berbagi ilmu dengan orang lain.

8. Membantu Membuka Lapangan Kerja

Selaras dengan tujuan Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) yang menargetkan pertumbuhan wirausaha Indonesia untuk mencapai 3,9 persen di 2024 dilansir dari Kompas, dengan membuat usaha sendiri yang berkembang, kamu akan menciptakan perubahan bagi berbagai lapisan masyarakat, khususnya karyawan yang ikut bekerja denganmu.

Seperti kisah William Tanuwijaya yang melalui Tokopedia dapat mempekerjakan lebih dari 5.000 karyawan dilansir dari wartaekonomi per September 2021 kemarin. Tentu semakin besar skala perusahaan, semakin banyak orang yang akan merasakan manfaat tersebut.

9. Relasi Semakin Luas

Alih-alih memiliki lawan bisnis, salah satu keuntungan menjadi pengusaha adalah menambah relasi dengan sesama pemilik bisnis, pengusaha, mitra, hingga konsumen. Dengan menciptakan relasi bisnis, kamu akan semakin mudah menemukan mentor bisnis, melakukan kolaborasi, dan berinovasi untuk produk-produk baru.

Kamu juga akan lebih mudah memperoleh informasi terbaru dalam dunia bisnis. Hal ini penting untuk dapat mengembangkan bisnis kamu ke depannya dan melayani pelanggan dengan maksimal. Tidak Menutup kemungkinan dengan keahlian ber-relasi, bisnis kamu nantinya dapat sukses hingga ke mancanegara.

Baca juga: Cara Menjadi Entrepreneur yang Kreatif dan Sukses

10. Membangkitkan Inovasi

Percepatan teknologi sekarang menuntut setiap pemilik usaha memiliki pola pikir kritis, analitik, dan kreatif. Dengan menjadi pengusaha kamu akan dituntut untuk terus terbuka terhadap ide-ide baru, mengikuti perkembangan tren, dan memiliki sikap visioner.

Bisa jadi ide yang terlintas sekarang belum menjawab persoalan masa kini, tapi ternyata menjadi jawaban di kemudian hari. Maka itu orang-orang yang berani bersikap inovatif dan think out of the box biasanya akan selangkah lebih maju dari yang lainnya.

11. Memiliki Penghasilan Sendiri

Seperti kisah Tasya asal Sukabumi yang di usia 19 tahun telah sukses membuat modal awalnya dari 800 ribu rupiah per-bulan menjadi omset 120 juta per-bulan melalui Baso Aci Bondol. Jika sudah memiliki penghasilan sendiri kamu akan lebih mudah menjalani hidup yang mandiri dan mengatur keuangan sendiri.

Penghasilan kamu dapat dimanfaatkan untuk menabung, melanjutkan pendidikan, memenuhi bucket list yang sudah lama direncanakan, berdonasi kepada yang membutuhkan, melakukan ekspansi usaha, menciptakan produk baru, atau bahkan menciptakan bidang usaha baru.

Sudah Siap jadi Pengusaha?

Jadi itu dia keuntungan menjadi pengusaha dan menjalankan bisnis. Ternyata selain manfaat material (uang/aset), manfaat non-material menjadi pengusaha juga tidak kalah menarik ya. Menjadi pengusaha akan menjadi jalan untuk menciptakan perubahan bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan bertambahnya lapangan kerja melalui usaha yang kamu dirikan, kamu telah mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Bagaimana, setelah membaca manfaat di atas apakah sudah tertarik untuk menciptakan perubahan dan merasakan keuntungan menjadi pengusaha?

Kamu bisa mengunjungi Podomoro University apabila tertarik untuk mempelajari lebih dalam mengenai dunia bisnis dan wirausaha. Karena salah satu program pendidikan yang ditawarkan adalah Entrepreneurship Program, dimana para calon pengusaha tidak hanya dibekali oleh ilmu secara teknis, namun, juga kebiasaan dan kedisiplinan yang melatih soft-skill setiap mahasiswanya dalam berbisnis.

Baca juga: Prinsip Entrepreneur untuk Meraih Sukses & Mempertahankannya

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Table of Contents

Related Posts

Sudah Menemukan Potensi Diri? Kenali Potensi Dirimu, Yuk!

Sudah Menemukan Potensi Diri? Kenali Potensi Dirimu, Yuk!

Apa itu potensi diri? Potensi diri adalah kemampuan individu yang masih tersimpan dan belum digunakan dengan maksimal. Potensi diri dapat berkembang melalui bakat atau pun usaha belajar dan kerja keras sehingga potensi dapat ditunjukkan melalui aksi. Setiap individu memiliki potensi diri. Namun, tidak semuanya dapat menggunakan potensi diri dengan baik. Potensi diri dapat digunakan dengan

Ketahui Apa Gaya Kepemimpinanmu di Sini!

Ketahui Apa Gaya Kepemimpinanmu di Sini!

Dalam sebuah organisasi, kehadiran pemimpin sangat dibutuhkan. Pemimpin secara tidak langsung menentukan nasib organisasi akan mengalami kemajuan atau kemunduran. Seorang pemimpin membantu organisasi mencapai tujuannya dengan cara mendorong, menggerakkan, dan meyakinkan anggotanya agar dapat bekerjasama dengan baik. Pemimpin juga harus mampu menggali potensi anggotanya. Umumnya, penunjukkan pemimpin didasarkan oleh pertimbangan tertentu sehingga ditemukan seorang pemimpin

Mengenal Tokoh Inspiratif Bob Sadino & Kata-kata Motivasinya

Mengenal Tokoh Inspiratif Bob Sadino & Kata-kata Motivasinya

Bambang Mustari Sadino atau yang kerap disapa Bob Sadino atau Om Bob, merupakan tokoh inspiratif di dunia bisnis. Pengusaha inspiratif ini lahir di Tanjungkarang, Lampung pada 9 Maret 1933, dan meninggal dunia pada 19 Januari 2015. Nama Bob Sadino dikenal sebagai seorang pebisnis yang sukses, Bob Sadino memiliki beberapa bisnis yakni Kem Chicks, Kemfood, Kem

Ini Alasan Kenapa Bisnis Perlu Analisis Peluang Pasar

Salah satu rahasia sebuah bisnis dapat tetap bertahan di tengah persaingan pasar, dan ketidakstabilan ekonomi adalah model bisnis yang tepat. Namun, menentukan model bisnis bukanlah hal yang mudah, ada banyak hal yang perlu dilakukan dan dikorbankan untuk menemukan model bisnis yang tepat di tengah pasar yang beragam. Salah satu faktor yang dapat memudahkan Anda untuk