ArticleBusiness Law

Keterkaitan Cyber Law dengan Kewirausahaan

Saat mendengar kata “siber” yang akan terlintas pada pikiran kita secara otomatis adalah “virtual” atau “dunia maya”. Hal ini benar adanya dikarenakan siber memang berhubungan dengan segala sesuatu yang berada di dunia maya atau yang sering didengar sebagai Internet. Istilah Hukum Siber sendiri muncul dikarenakan cara manusia memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan sebuah informasi. Informasi ini yang kemudian menjadi suatu nilai komoditi yang tinggi dikarenakan tidak semua pihak dapat mengolah suatu data sebagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Padahal jika kita mampu mengakses dan mengolah data untuk menjadi informasi, kita dapat memenuhi kebutuhan kita dan orang lain.

Hukum Siber atau yang dikenal sebagai Cyber Law merupakan keseluruhan asas-asas, norma ataupun kaidah lembaga-lembaga, institusi-institusi dan proses yang mengatur kegiatan virtual yang dalam pelaksanaannya memanfaatkan teknologi informasi, konten multimedia dan infrastuktur telekomunikasi. Dengan adanya kemajuan informasi, komunikasi dan teknologi mampu menjadi salah satu faktor utama pendorong perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di dunia.

Berbicara tentang ekonomi, ekonomi akan selalu dihubungkan dengan tindakan kewirausahaan. Dilansir pada Kompas.com, kewirausahaan merupakan sebuah proses menciptakan sesuatu agar bisa bernilai tambah dalam ekonomi atau pengertian mudahnya adalah individu yang melakukan kegiatan usaha untuk mendapatkan keuntungan.
Kewirausahaan merupakan salah satu faktor dalam penggerak ekonomi bagi negara, hal ini dikarenakan kegiatan kewirausahaan dapat membantu dalam proses penguatan struktur ekonomi.

Tidak dapat dipungkiri saat ini proses penguatan struktur ekonomi dengan memanfaatkan kegiatan kewirusahaan tidak lepas dari penggunaan teknologi informasi. Para pelaku wirausaha terus berbondong-bondong dalam memanfaatkan teknologi informasi media elektronik untuk memasarkan produk yang dipunya. Salah satu contoh bentuk pemanfaatannya yaitu memasarkan produk menggunakan Electronic Commerce (E-Commerce). Hal ini tentu saja membuat hukum siber hadir di dunia kewirausahaan dan menjadikannya saling berkaitan satu sama lain

Perlu diketahui terlebih dahulu, bahwa hadirnya hukum siber adalah untuk memberikan perlindungan hukum bagi seluruh pihak dalam melakukan kegiatan pencarian informasi secara virtual demi tercapainya kesejahteraan bersama. Jika dikaitkan dengan kewirausahaan, maka hukum siber diharapkan dapat memberikan perlindungan hukum baik bagi pelaku wirausaha dan konsumen khususnya saat ini hampir seluruh kegiatan wirausaha selalu menggunakan teknologi informasi media internet. Perlindungan hukum ini kemudian direalisasikan dengan melahirkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang di dalamnya memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan hukum di dunia siber.

Dari penjelasan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa keterkaitan antara hukum siber dengan kewirausahaan dilihat dari bagaimana para pelaku memanfaatkan teknologi media internet dalam memasarkan produk yang dipunya untuk mendapatkan keuntungan dan membantu perekonomian negara. Pemerintah dalam menjalankan perannya menghadirkan suatu peraturan yang dapat menjebatani dan memberikan perlindungan hukum bagi para pihak
pelaku usaha dan konsumen.

Sumber :
1. Kompas.com. 2021. Kewirausahaan adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya.
2. p2k.unkris.ac.id. Hukum siber. Diakses di http://p2k.unkris.ac.id/id1/3065-2962/HukumSiber_212742_p2k-unkris.html
3. Ramli, Tasya Safiranita dkk. 2019. Prinsip-prinsip Cyber Law Pada Media Over the Top E-Commerce Berdasarkan Transformasi Digital di Indonesia

Writer : Putri Rahmallia Junamena
Editor : Marcomm