ArticleEntrepreneurship

Inovasi terbaik muncul dari permasalahan sehari-hari

Siapa yang tidak tahu dengan Nadiem Makarim? Sosok inspiratif pencetus Aplikasi Go-Jek yang sukses, paling diminati dan digunakan oleh masyarakat luas untuk kebutuhan transportasi. Mayoritas Penduduk Indonesia pasti sudah pernah bahkan masih menggunakan jasa transportasi Go-Jek dan merasa sangat terbantu. Apalagi selain kendaraan, Go-Jek juga menawarkan berbagai macam layanan mulai dari makanan, pijat, pengiriman barang, belanja, bahkan sampai bersih-bersih rumah.

Pada akhir tahun 2017, Go-Jek menjadi satu-satunya perusahaan asal Asia Tenggara yang masuk daftar 58 perusahaan yang mengubah dunia (Change The World) rilisan Fortune. Go-Jek berhasil menempati peringkat ke 17.

Apa kunci keberhasilan Nadiem Makarim sebagai pencetus Go-Jek yang digunakan oleh banyak orang sekarang? Nadiem melihat peluang dari setiap permasalahan yang terjadi di sekitar kita dan di kehidupan sehari-hari. Ide untuk membangun bisnis transportasi muncul ketika ia berdiskusi dengan tukang ojek langganannya. Ia jarang menggunakan mobil karena mobilitasnya yang tinggi dan lebih sering menggunakan jasa ojek karena merasa lebih aman dan nyaman. Dari perbincangannya dengan para tukang ojek, ia menemukan permasalahan bahwa hampir sebagian besar tukang ojek menghabiskan waktunya hanya untuk menunggu pelanggan saja dan susah untuk mencari pelanggan, dan terkadang kita pasti pernah merasa frustasi ketika sangat sulit menemukan ojek pangkalan saat sangat dibutuhkan. Di sisi lain kemacetan Jakarta makin memburuk maka dibutuhkan sebuah layanan transportasi yang cepat serta pengiriman yang cepat untuk membantu warga Jakarta.

Menyadari akan kemajuan teknologi bermodalkan Smartphone dan Internet membuat Nadiem berpikir luas dan melihat peluang dari permasalahan yang terjadi sehari-sehari dengan mendirikan ide bisnis transportasi bernama Go-Jek. Di Tahun 2011 Go-Jek  didirikan pasti tidak langsung terkenal dan dipakai oleh orang banyak, bermula dari usaha kecil hanya terdiri dari 20 drivers dan memesan menggunakan layanan call center. Lama kelamaan Go-Jek berkembang merilis aplikasi mobile di tahun 2015 dan sudah memiliki lebih dari 300ribu driver yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menjadi inovatif tidak perlu menunggu ilham dan keajaiban. Hal sederhana saja bisa dikelola dengan baik dan dapat dijadikan ide dan inovasi. Nadiem melihat inovatif dari ide bisnis yang ia kembangkan, dapat dilihat dari aplikasi Go-Jek yang sekarang tidak hanya terkenal dalam berkendara tetapi juga banyak digunakan untuk pengiriman barang dan layanan pemesanan makanan. Nadiem memfokuskan Go-Jek sebagai platform yang menjawab segala kebutuhan masyarakat akan permasalahan yang terjadi sehari-hari, mudah dijangkau dan yang pasti harga nya juga terjangkau.

Berkat kehadiran Go-Jek juga, Nadiem membuka lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan. Jumlah pengangguran di Jakarta dan kota-kota besar lainnya menjadi berkurang. Inovasi terbaik muncul dari keresahan dan permasalahan yang terjadi di kehidupan sehari-sehari seperti yang dilakukan oleh Nadiem. Apakah kamu mau juga menciptakan inovasi berdasarkan permasalahan yang masih banyak terjadi di kehidupan sehari-hari? Yuk ikut bergabung dengan program studi Kewirausahaan, disini kamu diajarin bagaimana melihat peluang dari permasalahan yang terjadi di kehidupan sehari-hari dan tentunya mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut. Informasi lebih lanjut kamu bisa klik disini

Source :
http://www.kisahinspirasi.web.id/inovasi-sukses-kehidupan-nadiem-makarim-hingga-menghadirkan-go-jek/
https://nttupdate.com/kisah-inspiratif-nadiem-makarim-pendiri-gojek-yang-jadi-menteri/

Writer : Marcomm
Editor : Marcomm