Hey Millenials, Yuk Turut Serta Dalam Meraih Tujuan Sustainable Development Goals 2030

Pada tanggal 13 September 2019 lalu, Podomoro University bersama Program Studi Kewirausahaan dan PUCEL melakukan kunjungan ke Impact Hub yang berada di bilangan Jakarta Selatan. Impact Hub adalah sebuah Community Space, Coworking Space, Innovation Lab yang menjadi tempat untuk Kaum Milenial bisa berkolaborasi satu sama lain. Terbentuknya Community Space ini berawal dari sekumpulan anak muda di London yang ingin melakukan perubahan, dengan keberhasilan mereka merubah sebuah kota konflik di Somoho, Afrika menjadi kota wisata yang berkembang. Kemudian saat kembali ke London tercetus ide untuk membuat sebuah Hub untuk mengumpulkan anak-anak muda yang memiliki visi yang sama. Hingga kemudian Hub ini berkembang hingga Belanda, Brazil, hingga sekarang 100 kota di seluruh dunia termasuk di Jakarta, Indonesia.

Impact Hub telah banyak menjalin kerjasama, baik dengan pihak pemerintah maupun pihak swasta, dan tentunya membuat program kolaborasi dengan Hub beberapa kota. Salah satunya yang sedang dijalankan yaitu Accelerate 2030, sebuah program yang bertujuan SDG (Sustainable Development Goals). Sustainable Development Goals adalah suatu agenda tujuan berkelanjutan yang resmi disahkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tanggal 25 September 2015. Mengangkat tema “Mengubah Dunia Kita: Agenda 2030”, SDGs berisi 17 Tujuan dan 169 Target yang merupakan rencana aksi global untuk 15 tahun kedepan yang berlaku dari 2016 hingga 2030. SDGs merupakan langkah lanjutan dari Millennium Development Goals (MDGs) yang sebelumnya hanya mempunyai 8 tujuan. Program SDGs ini bukan hanya akan melanjutkan program MDGs melainkan juga bentuk sebuah pengembangan dan penyempurnaan.

SDGs dirancang dengan melibatkan seluruh peran serta masyarakat, baik itu Pemerintah, Civil Society Organization (CSO), Sektor Swasta, Akademisi, dan sebagainya. SDGs memiliki tujuan yang ingin dicapai oleh masyarakat dunia, antara lain:

  1. Menghapus kemiskinan dalam segala bentuk dan dimanapun.
  2. Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik.
  3. Kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua manusia dan semua usia.
  4. Memastikan pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang.
  5. Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan kaum perempuan.
  6. Memastikan ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua.
  7. Menjamin akses energi yang terjangkau, dapat diandalkan, dan berkelanjutan.
  8. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak untuk semua.
  9. Membangun infrastruktur yang tangguh, mendukung industry yang inklusif dan berkelanjutan serta membantu perkembangan industri.
  10. Mengurangi kesenjangan intra dan antar negara.
  11. Menjadikan kota dan permukiman inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.
  12. Menjamin pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan.
  13. Mengambil aksi untuk menangani perubahan iklim dan dampaknya.
  14. Melestarikan dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya kelautan dan samudera untuk pembangunan berkelanjutan.
  15. Melindungi, menjaga dan mendukung ekosistem darat.
  16. Mendukung masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan serta menyediakan akses keadilan bagi semua manusia.
  17. Menguatkan implementasi dan merevitalisasi kemitraan untuk pembangunan berkelanjutan.

Salah satu startup yang sudah melakukan salah satu butir tujuan SDGs yaitu Sampangan, yang lolos seleksi dari 783 peserta dan menjadi startup pertama dari Indonesia yang diutus ke Geneva. Sampangan merupakan salah satu ekosistem dari Impact Hub yang mengusung SDGs butir 12 yaitu Responsible Consumption and Production.

Sebagai milenial, apa yang sudah kamu lakukan untuk mendukung Program SDGs ini? Apakah bisnis yang kamu jalankan sudah mendukung program tersebut? Selama ini kebanyakan orang menjalankan bisnis terfokus untuk mencari keuntungan, tanpa memikirkan dampaknya terhadap orang-orang disekitar. Padahal banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk turut serta membantu Program SDGs ini, salah satunya yaitu memperkerjakan Ibu-ibu rumah tangga untuk membantu dalam proses produksi usaha kuliner/ kerajinan, tentunya dengan membimbing dan memberikan pengetahuan yang cukup.

Diharapkan dengan adanya wadah kolaborasi ini, para milenial bisa berperan serta dalam mencapai tujuan SDGs. Sehingga ketika menjalankan bisnis tidak hanya sekedar untuk mencari keuntungan tapi juga memberikan dampak yang lebih baik bagi sekitarnya.

Part of: Entrepreneurship

Writer : Vivi
Editor : Marcomm