BERiDE Kreatif untuk Jakarta

Dalam sepekan, Podomoro University akan merayakan ulang tahun nya yang ke5 tepat pada tanggal 17 Juli 2018, satu minggu lamanya kampus akan diramaikan dengan beragam acara dari berbagai prodi. Turut meramaikan rangkaian acara Dies Natalis ke5 Podomoro University, berasal dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota berkolaborasi dengan BERiDE melakukan seminar dan workshop sekaligus bersamaan dengan launching lomba Vlog dan sayembara design Ruang Terbuka Hijau. Acara dilakukan pada hari Selasa, 10 Juli 2018 di Auditorium Podomoro University, Central Park Mall Lt. 3  – Unit 112 Podomoro City, Jl. Let Jend. S. Parman Kav. 28 Jakarta Barat 11470, Indonesia.

Dalam acara kali ini, Podomoro University menghadirkan praktisi dan pembicara yang akan mengisi workshop dan seminar, diantaranya yaitu Amandus Jong Tallo S.T, M. Eng selaku Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Podomoro University, Dhani M. Muttaqin, S.T., selaku Ketua IAP DKI Jakarta, Setiaji selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jakarta Smart City, Ezra Peranginangin, Ph. D selaku Dosen Desain Produk Podomoro University, dan M. Arszandi Pratama, S.T,. M,SC. selaku Pendiri BERiDE.

Sebelum seminar dimulai, para peserta seminar dan workshop yang hadir menjadi saksi dalam penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding / MoU. Nota kesepahaman yang ditandatangani yaitu antara Podomoro University dengan BERiDE dan Podomoro University dengan IAP. Penandatanganan dilakukan oleh Founder BERiDE M. Arszandi Pratama, S.T,. M,SC dan Johana Rosalina Kristyanti, Ph. D selaku wakil rektor akademik Podomoro University. Penandatangan note kesepahaman ini bertujuan untuk memberikan kontribusi yang terbaik tidak hanya bagi mahasiswa Podomoro University, namun juga bagi masyarakat luas, khususnya dalam hal ini DKI Jakarta.

Podomoro University dan BERiDE mengundang peserta dari berbagai universitas dan institusi lain untuk ikut mendukung acara ini, diantaranya yaitu Untar, Esa Unggul, Trisakti, UI, Gunadarma, Perwakilan guru SMA, IAP, IALI dan tentunya dari dosen dan mahasiswa Podomoro University turut mendukung dan bergabung dalam rangkaian acara BERiDE kreatif untuk Jakarta.

Daerah yang dipilih untuk Sayembara Ruang Terbuka Hijau yang di launching pada hari ini yaitu di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat. Syarat dari lomba ini adalah terbuka untuk umum, bisa untuk perorangan atau tim.

Bagi peserta yang akan mengikuti kegiatan Sayembara Ruang Terbuka Hijau wajib mendaftarkan diri sebagai intelegensia (peserta) dan bisa mengakses

https://jakarta.beride.id/sayembara/desain-penataan-ruang-terbuka-hijau-di-kelurahan-tegal-alur-22

Sedangkan untuk syarat lomba vlog Wisata Belanja tidak berbeda dengan lomba sayembara, namun peserta perlu membuat video berdurasi maksimal 3 menit dengan 2 lokasi yang berbeda yaitu wisata belanja tradisional dan modern.

Informasi lebih lengkap mengenai lomba Vlog Wisata Belanja dapat ditemukan di 

https://jakarta.beride.id/sayembara/kompetisi-vlog-wisata-belanja-di-dki-jakarta-23

Writer & editor : Marcomm

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Table of Contents

Related Posts

RTH dan Barometer Lingkungan Perkotaan

Apa yang terlintas dipikiran Podivers ketika mendengar kata RTH? Ruang terbuka pada dasarnya terdiri dari ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang terbuka non hijau (RTNH). Nah, sekarang kita akan kenalan dengan ruang terbuka hijau. Sebelum kita bahas lebih jauh sebaiknya kita tahu dulu apa itu ruang terbuka hijau.Menurut UU No. 26 Tahun 2007 dalam Aditantri

Pergeseran Urban Lifestyle selama #dirumahaja

Menikmati kopi di cafĂ© yang aestetic, wisata kuliner di akhir pekan, pelesiran keluar negeri, nonton Box Office Movie di bioskop, kopi darat dengan komunitas, melihat pertujukan live music, merupakan beberapa contoh gaya hidup yang akrab dengan masyarakat Urban Jakarta yang harus terhenti sejenak semenjak Pandemi Covid-19. Status Pandemi disusul dengan kebijakan physical distancing di seluruh Indonesia tak terkecuali Jakarta dan kota-kota penopang

Jadi Mahasiswa Teknik dengan Main UNO STACKO

Anak Teknik ngapain si? Masa iya hanya dengan main Uno Stacko memiliki pengalaman jadi anak teknik? Penasaran…   Dilatar belakangi pembangunan kota yang cukup masif di Indonesia berefek kepada kebutuhan tenaga dibidang konstruksi seperti arsitek, ahli teknik sipil, ahli tata kota, ahli lingkungan, dan sebagainya. Memancing para ahli konstruksi asing berdatangan ke Indonesia, sedangkan jumlah