ArticleProduct Design

6 Desain Masker untuk Mengurangi Risiko Penularan COVID-19

Kebanyakan dari kita, pasti sudah melakukan aktivitas seperti biasa di masa PSBB Transisi saat ini. Guna  mencegah penularan virus Corona (Covid 19), masyarakat di Indonesia harus memulai menggunakan masker saat bepergian keluar rumah, bepergian dengan menggunakan angkutan umum, sepeda motor, maupun mobil pribadi.

Penggunaan pemakaian masker memiliki tujuan untuk mencegah berbagai partikel yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Masker adalah alat pelindung diri (APD) yang bisa memberikan efektifitas mencegah penyebaran virus Corona. Dikutip dari laman WHO, masker adalah salah satu alat pencegahan penyebaran virus secara efektif.

Untuk dapat melakukan suatu pencegahan terinfeksi virus Corona, tidak sembarangan masker yang bisa digunakan. terdapat 6 jenis masker yang baik untuk mencegah penyebaran virus ini. Terdapat beberapa desain standar yang harus dipenuhi dan yan memiliki respirator lebih baik untuk memaksimalkan dalam perlindungan terhadap virus Covid 19 ini, selain rajin mencuci tangan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan dan mengkonsumsi multivitamin sangatlah penting agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu.

Berikut jenis masker yang dianjurkan digunakan untuk mencegah virus Corona atau Covid 19 :

1. Masker Bedah

Masker yang paling sering dijumpai pertama adalah masker bedah. Masker yang harganya terjangkau dan nyaman saat digunakan menjadi faktor masker ini mudah dijumpai. Masker bedah ternyata memiliki 3 lapisan, yaitu satu lapisan tengah dan dua lapisan luar yang berfungsi sebagai filter. Masker bedah memiliki penyaringan kurang lebih 80 persen yang dapat mencegah penyebaran virus Corona, sangat efektif digunakan bagi orang yang sedang sakit guna mencegah penularan virus, bakteri dan kuman. Perlu diingat,penggunaan masker bedah ini hanya digunakan untuk sekali pemakaian saja.

2. Masker N 95

Masker N95 bisa dikatakan adalah masker yang juga sering ditemukan ketika pandemi virus Corona. Masker ini tentunya sangatlah dianjurkan untuk digunakan sebagai pencegahanan penyebaran virus Corona. Jika dibandingkan dengan masker bedah, Masker N95 memiliki harga yang cukup mahal, didesain secara pas dan rapat menutup mulut dan hidung  orang dewasa.
Anak-anak tidak disarankan untuk menggunakan masker ini karena memliki ukuran yang tidak pas dan tidak dapat memberikan perlindungan yang cukup. Masker N95 tidak disarankan untuk digunakan sehari-hari karena akan kesulitan bernapas, gerah, dan membuat tidak nyaman dalam jangka waktu lama.  

3. Masker Gas

Masker gas yang digunakan sebagai pelindung diri dari uap dan gas yang berbahaya juga efektif digunakan untuk pencegahan penyebaran virus Corona atau COVID-19. Masker ini di desain agar memiliki filter yang tepat untuk memfilter bahan kimia tertentu.
Masker gas ini sangatlah sulit dijumpai dalam kehidupan sehari-hari karena khusus dipakai jika terjadi kebakaran bangunan maupun hutan. Masker ini memiliki kekurangan, yaitu tidak dapat menyaring partikel udara jika tidak ditambahkan filter untuk menghalaunya. 

4. Masker N 99

Masker N99 adalah jenis masker yang efektif untuk melindungi dari virus dan polusi. Masker N99 dapat memproteksi 99 mikropartikel di udara di bawah PM 2,5 dengan dua katup udara di sisi kanan dan kiri dan memiliki enam lapisan. Berbeda dengan masker N99 dan N95 hanya diperbolehkan digunakan sekali pakai sama dengan masker bedah. Efektifnya masker ini digunakan hanya selama 3-4 jam pemakaian dalam sehari.
Masker N99 ketika digunakan sedikit tidak nyaman karena tidak bisa disesuaikan dengan bentuk wajah dan berbahan kaku.  

5. Masker P95

Masker P95 jauh memiliki keunggulan dibandingkan masker-masker lain. Masker P95 di desain tidak hanya menyaring virus, debu, , dan partikel berbahaya lainnya di udara, tetapi sebagai masker respirator yang dapat menyaring partikel yang mengandung minyak.
Masker P95 juga biasa digunakan pada pekerja di kawasan pom bensin , kilang minyak, pabrik farmasi dan masih banyak lagi. Efektifnya masker ini dapat digunakan selama 40 jam dalam jangka waktu 30 hari.
Masker P95 mampu menyaring aerosol minyak sampai dengan 95 persen

6. Masker R95

Masker R95 berjenis masker R yang di desain cukup tahan menghalau polutan berbasis minyak. Masker ini sangatlah sulit untuk ditemui dibanding masker-masker lain.
Masker R95 memiliki ketahanan sampai dengan  8 jam pemakaian untuk menyaring partikel yang ada di udara. Masker ini tentunya menggunakan respirator yang dapat digunakan secara terus-menerus. Jangan menggunakan respirator melebihi batas pemakaian karena dapat mengakibatkan cedera.

Diluar dari desain masker seperti yang dijelaskan, kita dapat beraktifitas dengan menggunakan masker kain, tapi harus diingat bahwa masker kain harus dicuci setiap hari dan penggunaan nya sebaiknya tidak lebih dari 4 jam. Jangan lupa selain menggunakan masker pada saat beraktifitas diluar rumah, kita juga tetap harus menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah menyentuh benda apapun. Stay safe, stay healthy ya.

Part of : Product Design

Writer : Ridha Rahmatia
Editor : Marcomm