Startup Mahasiswa Podomoro University Masuk dalam 100 Startup Mahasiswa Terbaik di Indonesia dan Mengikuti Akselerasi Startup Mahasiswa Indonesia

Generasi muda dan mahasiswa merupakan aset bangsa yang memiliki potensi besar dalam berkontribusi membangun bisnis berbasis teknologi digital untuk memperkuat ekonomi bangsa. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementrian Riset, Tekonolgi dan Pendidikan Tinggi (Ditjen Belmawa, Kemenristekdikti) terus mendorong dan memfasilitasi pengembangan startup yang dibangun oleh mahasiswa dalam bentuk kegiatan Akselerasi Startup Mahasiswa Indonesia 2019. Kegiatan Akselerasi Startup Mahasiswa Indonesia 2019 memiliki tujuan untuk meningkatkan motivasi kewirausahaan dan membangun ekosistem startup di Indonesia di kalangan mahasiswa.

 

Program ini dilaksanakan untuk mengakselerasi 100 startup mahasiswa di seluruh Indonesia berbasis digital dan teknologi terbaik untuk berkembang menjadi startup global. Podomoro University melalui PUCEL mengikuti kegiatan Akselerasi Stratup Mahasiswa Indonesia 2019 bersama stratup mahasiswa program studi Kewirausahaan Podomoro University yakni Muhammad Kahfi Jusup dan Andre Wijaya yang bernama Safalook.

 

Safalook adalah platform yang dapat memfasilitasi kebutuhan liburan. Safalook menyediakan platform pasar untuk layanan wisata dan kami bahkan memberikan informasi tentang hot spot untuk dikunjungi, pemesanan penginapan, tiket pesawat, tiket kereta api, dan informasi lainnya. Safalook memiliki visi yakni meningkatkan potensi pariwisata Indonesia seperti Candi Borobudur, Danau Toba, Gunung Bromo, Taman Komodo Nasional, dan tempat pariwisata Indonesia lainnya untuk menjadi destinasi pariwisata terbaik di dunia.

 

Safalook telah mengikuti tahapan awal dari kegiatan ini yakni mengunggah pitchdeck, presentasi serta link produk di laman SIM-PKMI pada 20 Agustus 2019. Seluruh proposal yang diunggah diseleksi oleh kalangan professional atau startup founder yang ditetapkan oleh Ditjen Belmawa, Kemenristekdikti. Berdasarkan dengan pengumuman yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, terdapat 100 proposal yang berhasil lolos tahap seleksi, dan Safalook merupakan salah satunya.

 

Dalam pemaparannya, Safalook menjelaskan mengenai tujuan-tujuan untuk jangka waktu lima tahun kedepan, salah satu tujuannya yakni pengembangan & branding produk lengkap yang dapat mengakuisisi pasar. Safalook juga menjelaskan mengenai fasilitas yang disediakan, kelebihan serta penjelasan lebih mendalam mengenai cara bekerja dan penggunaan dari aplikasi Safalook.

 

Rangkaian kegiatan Akselerasi Startup Mahasiswa Indonesia yakni adanya Startup Accelerator Camp, proses mentoring dan akan mengikuti Ekspo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) 2019. Tahap Startup Accelerator Camp akan dilaksanakan pada tanggal 16 – 19 September 2019, para mahasiswa yang berhasil lolos tahap seleksi diberikan pembekalan materi berupa workshop, seminar, dan coaching oleh para startup founder atau para professional di bidang startup yang sudah berhasil untuk mempersiapkan mahasiswa melakukan presentasi / pitching didepan Angel Investor. Tahap selanjutnya yakni proses mentoring bersama statup founder Indonesia, dalam proses ini akan dilakukan seleksi untuk menentukan peserta terpilih yang akan mengikuti Business Pitching bersama dengan Ekspo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) 2019.

 

Safalook telah mendapatkan kesempatan untuk lolos ke tahap selanjutnya, sehingga nantinya Safalook dapat membagikan pengalaman dan ilmu yang didapatkan kepada mahasiswa.i Podomoro University lainnya sehingga bisa mendapatkan kesempatan yang sama seperti Safalook. Selamat dan sukses selalu Safalook!

 

 

#PUCEL

Writer : Jess

Editor : Markom

Instagram : @podomorouniv

Facebook : Podomoro University

Website : www.podomorouniversity.ac.id 

06 September 2019