Quantity Surveying dan Project Management Sebagai Dasar Kerja Sama Antara Program Studi Manajemen dan Rekayasa Konstruksi Podomoro University dengan UTMSpace Malaysia

Kerjasama antar perguruan tinggi sudah sangat sering dilakukan, namun sejauh mana, sebuah perguruan tinggi terkait memaknai kerja sama tersebut. Menjawab pernyataan tersebut, Universitas Agung Podomoro dengan UTMSpace pada Rabu, 3 Mei 2017 bersepakat untuk bekerja sama ditandai dengan seremoni penandatanganan nota kesepahaman, di kampus Podomoro University. Sebagai perguruan tinggi yang berkualitas internasional, Podomoro University, demikian sebutan Universitas Agung Podomoro, bekerja sama dengan UTMSpace yang merupakan unit bisnis milik Universiti Teknologi Malaysia yang meletakkan fokusnya pada perkembangan dan kemajuan institusi pendidikan yang berkelanjutan. Kerjasama ini meliputi, namun tidak terbatas pada, bidang akademik, program pertukaran dosen dan mahasiswa, konferensi, bidang penelitian dan pengembangan, program semester pendek dan sertifikasi profesional, serta pengembangan kurikulum.

 

Penandatanganan nota kesepahaman antara UTMSpace (oleh Prof. Ir. Dr. Mohd. Azraai Bin Kassim, Managing Director and CEO UTMSpace) dan Universitas Agung Podomoro (oleh Dr. Cosmas Batubara, Rektor Podomoro University)


Dr. Cosmas Batubara menyatakan rasa gembiranya atas kesepakatan yang telah disahkan pada hari ini, “Kami sangat mendukung kerja sama yang baik antara kedua institusi terutama untuk penelitian untuk pengembangan ilmu bersama.”

Melalui kerjasama antara Universitas Agung Podomoro dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia (IAMPI), dan Agung Podomoro Land (APL), diselenggarakan pada hari yang sama Seminar Internasional yang menghadirkan para nara sumber yang berpengalaman dan ahli dalam industri konstruksi. Di antaranya adalah Prof. Sr. Dr. Zakaria Mohd Yusuf dari UTM; Dr. Ir. Hari G. Soeparto (Ketua Umum IAMPI); serta Paul Christian Ariyanto (Project Director PT APL, Tbk).

 

Pembukaan Seminar dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya


“Wawasan dan ilmu yang dimiliki oleh para narasumber diharapkan dapat memberikan sumbangsih serta pengetahuan dan ilmu baru untuk para mahasiswa dan pelaku konstruksi di Indonesia, sehingga kita semua memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peranan Project Manager dan Quantity Surveyor dalam dunia konstruksi.” Ujar Rektor Universitas Agung Podomoro, Dr. Cosmas Batubara.

 

(dari kiri ke kanan) Prof. Sr. Dr. Zakaria Mohd Yusuf (UTM); Dr. Ir. Hari G. Soeparto (Ketua Umum IAMPI); Paul Christian Ariyanto (Project Director PT APL, Tbk)


Sebagai salah satu negara yang sedang dibanjiri oleh proyek-proyek pembangunan infrastruktur, gedung bertingkat (high-rise building), pelabuhan dan proyek-proyek lainnya, Indonesia memiliki kebutuhan tinggi akan tenaga profesional dalam bidang konstruksi. Profesi yang sangat dibutuhkan untuk memperlancar pembangunan tersebut adalah project manager dan quantity surveyor.

Program Studi Manajemen dan Rekayasa Konstruksi Universitas Agung Podomoro sebagai unit kerja yang mengadakan Seminar Internasional ini, mengundang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jabodetabek dan praktisi untuk mendengarkan narasumber yang sangat pakar di bidangnya, dengan tema “Role of Project Manager and Quantity Surveyor in Construction Industry”.  Seminar Internasional ini akan membahas tentang peran Project Manager dan Quantity Surveyor dalam dunia konstruksi dimana para profesional harus memiliki kemampuan dan kapabilitas yang tepat untuk menjalankan tugasnya sebagai Project Manager dan Quantity Surveyor, serta bagaimana penerapannya baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Melalui seminar dan kerjasama ini diharapkan Universitas Agung Podomoro dapat selangkah lebih maju dalam tujuannya untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berwawasan global dan mampu berkompetisi di bursa kerja internasional.

 

04 May 2017