Membiasakan Riset dalam Mendesain Karya Arsitektur

Dalam proses desain sebuah karya arsitektur, metode perancangan yang benar perlu dikedepankan. Salah satunya adalah penerapan riset dalam proses tersebut, khususnya bagi proyek-proyek arsitektur dengan tipologi fungsi dan bangunan yang khas. Rangkaian proses inilah yang dilakukan oleh mahasiswa semester 4 Program Studi Arsitektur Podomoro University.

Pada semester ini, dalam mata kuliah Architecture Design Studio 4, mahasiswa mendapat tugas untuk mendesain hotel sekelas bintang 3 di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Sebagai tipologi arsitektur yang khas, maka riset sebagai dasar dari keputusan desain mutlak diperlukan. Riset ini dibutuhkan agar para mahasiswa dapat lebih memahami dan menjiwai seluruh aspek yang berperan pada operasional suatu hotel.

Ibu Dea Prasetyawati menerangkan tentang organisasi pengelolaan hotel

Persiapan riset ini dimulai dengan menghadirkan tim dosen dari Program Studi Bisnis Perhotelan (HBP) Podomoro University dalam kuliah tamu. Kuliah tamu yang diadakan pada hari Senin, 25 April 2016 ini mengambil tempat di studio desain di kampus Podomoro University. Pada kuliah tamu ini, tim dosen HBP yang juga berpengalaman di dunia industri perhotelan ini memberikan pembekalan mengenai operasional dan manajemen suatu hotel. Materi dimulai dengan kuliah tentang inisiasi rencana pendirian hotel, manajemen sumberdaya manusia, kelas dan skala pelayanan yang diinginkan, prasyarat sesuai regulasi, standar-standar prosedur operasional, pengelolaan food and beverages, housekeeping, hingga pembentukan citra dan branding suatu hotel sebagai bagian dari bisnis perhotelan.

Ibu Edvi Gracia memaparkan tentang peran regulasi dalam mendesain hotel

Pak Vincent Leewellyn menerangkan tentang proses house keeping dalam pengelolaan hotel

Sinergi yang terjadi antara tim dosen HBP dengan tim dosen dari prodi Arsitektur dalam memberikan pendidikan pada mahasiswa khususnya dalam proyek desain hotel ini merupakan kekuatan dari Podomoro University. Selain belajar akan teori perhotelan dari buku dan referensi lainnya, mahasiswa juga mendapat pembekalan materi langsung dari pelaku-pelaku dan profesional di bidangnya. Sesuatu yang menjadi nilai tambah belajar arsitektur di Podomoro University dengan metode experiental learning dan practical learning.

Kegiatan kuliah tamu ini disambung dengan kelas lapangan yang dilaksanakan langsung di Hotel Ibis Novotel Mangga Dua Square. Pada kelas lapangan yang diadakan pada hari Kamis, 28 April 2016 ini, mahasiswa semester 4 diajak belajar langsung mengenai operasional manajemen hotel sehari-hari. Selain itu, mahasiswa juga dapat melihat langsung fasilitas-fasilitas utama dan pendukung di suatu hotel, antara lain ruang-ruang yang tergabung dalam kelompok Front of the House dan Back of the House (BOH). Mulai dari pembekalan materi dari pihak manajemen Hotel Ibis dan Novotel Mangga Dua Square tentang proses penerimaan tamu, pengelolaan kamar, pengelolaan makanan dan pelayanan kamar, house keeping, front office, hingga sampai pada pengelolaan teknis utilitas bangunan hotel, serta meninjau proses bongkar muat barang logistik.

Meninjau ruang Front Office

Menuju Function Room melewati Pre-function area

Meninjau fasilitas Gym

Meninjau storage bahan makanan dan area dapur

Kerjasama yang baik antara Podomoro University khususnya Prodi Arsitektur dengan pihak Hotel Ibis dan Novotel Mangga Dua Square tidak terlepas dari peran Bidang Kerjasama Lembaga yang digawangi oleh Ibu Edvi Gracia. Ibu Edvi mengatakan, kedepannya bentuk-bentuk kerjasama antara universitas dengan pihak industri akan terus dikembangkan, sebagai bagian dari semangat pendidikan applied science yang diusung oleh Podomoro University.

Berfoto bersama di akhir kunjungan

"Dari belajar langsung seperti ini; menggabungkan teori dari buku teks, pembekalan dari profesional pelaku industri, serta melihat langsung ke lapangan, diharapkan mahasiswa dapat mendapat dasar-dasar untuk melakukan riset selanjutnya dalam perencanaan dan perancangan bangunan hotel", demikian ujar Ade Yudirianto, dosen Architecture Design Studio 4 saat mendampingi mahasiswa melakukan kunjungan.

Riset sebagai dasar desain memang belum selesai pada tahap ini. Mahasiswa semester 4 dengan segala bekal pengetahuan dasar akan dunia perhotelan masih terus harus melakukan riset-riset lanjutan untuk dapat mengambil keputusan-keputusan desain berikutnya. Riset mengenai site/tapak rencana, riset akan program ruang, dan riset akan kriteria desain masih harus dilakukan oleh mereka agar dapat menghasilkan suatu desain hotel yang memang dapat dipertanggungjawabkan untuk dapat direaliasikan.

"Semakin tinggi jenjang matakuliah Architecture Design Studio, maka proyek desain sebagai tugas matakuliah tersebut harus lebih dimungkinkan untuk diwujudkan dan dioperasionalkan," kata Abimantra, dosen koordinator matakuliah Architecture Design Studio 4. "Kekuatan ini yang juga akan menjadi nilai tambah belajar arsitektur di Podomoro University. Mahasiswa dituntut untuk tidak saja mampu menghasilkan karya-karya yang indah dan estetis , tetapi harus secara teknis dan bisnis layak untuk dapat dibangun," imbuhnya.

Dengan demikian, dengan membiasakan melakukan riset untuk persiapan desain sejak dini pada bangku perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat terbiasa mengambil setiap keputusan desain yang dapat dipertanggungjawabkan kelak setelah menjadi seorang arsitek.

29 April 2016