Darimanakah Asal Air Minum di Rumah Kita?

Oleh: I Made IM Brunner

Teman-teman, pernahkah kita mengetahui darimana air minum yang ada di rumah kita berasal? Yuk, kita cari tahu!

Sebagian dari rumah kita mendapatkan air dari saluran kota atau sering disebut air PAM atau air leding.  Salah satu ciri yang sangat nyata bahwa sebuah rumah mendapat suplai air dari saluran kota adalah adanya meter air.  Air minum selalu dipakai di dalam kehidupan kita sehari-hari, baik untuk keperluan mandi, mencuci muka, bergosok gigi, bersuci, mencuci pakaian, mencuci piring, membersihkan rumah, mencuci kendaraan, membersihkan kotoran di kakus, dan kegiatan lainnya. Jadi, air minum yang ada di rumah kita sebagian itu berasal dari air sungai, lho.


Sebagai contoh, Jakarta mendapatkan sebagian air minumnya dari sumber air di saluran Kali Malang serta Sungai Cisadane.  Yup, air sungai yang berwarna kekuningan dan keruh tersebut! Tenang-tenang, jangan panik dulu. Yuk, simak penjelasan berikutnya.

Hmm, bagaimana yaa air sungai yang kotor bisa menjadi air minum yang jernih? Pertama-tama, air sungai dialirkan ke suatu tempat yang disebut sebagai Instalasi Pengolahan Air Minum atau selanjutnya kita sebut saja Pabrik Air Minum. Nah, di Pabrik Air ini, air sungai yang keruh tadi dicampur dengan bahan kimia yang membuat kotoran yang berukuran kecil bersatu dan membentuk gumpalan yang lebih besar dan lebih berat.  Setelah kotoran tadi membesar, maka gumpalan dibiarkan untuk mengendap sehingga terjadi pemisahan antara kotoran di bagian bawah dan air dengan sisa kotoran di bagian atas.  Selanjutya air yang masih tercampur dengan sedikit kotoran dilalukan pada saringan pasir. Lapisan pasir inilah yang akan menyaring sisa-sisa kotoran sehingga diperoleh air yang bersih dan jernih.

Selanjutnya, untuk memastikan bahwa air bersih tadi terbebas dari kuman penyakit, maka kedalam air tersebut dibubuhkan bahan kimia yang dapat membasmi kuman tapi tentu saja aman bagi kesehatan manusia. Ta-daa....akhirnya, diperolehlah air minum yang jernih dan terbebas dari kuman serta menyehatkan bagi kita.
 

Sumber: https://pmc.gov.in


Nah, proses perubahan air sungai hingga menjadi air minum yang sudah dijelaskan di atas merupakan salah satu bagian dari bidang keilmuan yang dipelajari di Teknik Lingkungan Podomoro University lho. Meskipun ilmu tersebut telah berkembang cukup lama, namun faktanya di lapangan masih banyak masyarakat di Indonesia yang belum memperoleh pasokan air minum yang cukup bagi kehidupan mereka sehari-hari. Miris bukan?

So, teman-teman generasi penerus bangsa, ayo beranikan diri kalian menjawab tantangan untuk menjamin akses air minum bagi seluruh rakyat Indonesia!

-Let’s make changes together with us in Podomoro University!-

30 January 2018